Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 18 Agustus 2026
Pengasinan Ikan Beralih Pakai Kayu Bakar
Dawan
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Akibat tidak mampu membeli minyak tanah, pasca kenaikan BBM (Bahan Bakar Minyak) usaha pengasinan ikan di Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Klungkung beralih dari pemakaian minyak tanah ke kayu bakar.
Ketut Rauh (40) dan Ketut Sutarmi (35) yang menjalankan usaha pengasinan ikan sejak puluhan tahun itu kini terpaksa beralih ke kayu bakar.
Dalam sekali proses pengasinan, mereka butuh 90 liter minyak tanah yang harga per liternya Rp 2.500. Semenjak harganya naik, usaha pengasinannya habis untuk beli minyak tanah.
Kini usaha pengasinan ikan di Dawan serempak menggunakan kayu bakar. Kayu bakar saat ini mereka beli Rp 300.000 per satu bak mobil pick-up berisi sekitar 100 ikat. Dalam sekali pengasinan membutuhkan kayu bakar sekitar 35 sampai 50 ikat.
"Akan tetapi waktu pengasinannya jadi lebih lama dikit," jelas Ketut Sutarmi.
Disisi lain kelompok usaha pengasinan ikan ini menginginkan pemberian kredit untuk membeli ikan segar. "Modalnya habis untuk beli kayu bakar saja pak," keluh Ketut Rauh. (igs)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4570 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2372 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2027 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1637 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1074 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun