Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Putrinya Disetubuhi, Turis Jerman Lapor Polisi

Ubud

Senin, 21 Juli 2008, 14:10 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, GIANYAR.

Seorang turis wanita asal Jerman, hari ini (21/7) melaporkan kasus pencabulan yang menimpa putrinya. Turis Jerman ini tak terima karena putrinya yang baru berumur 13 tahun, disetubuhi seorang tukang kebun villa hingga 6 kali.

Baca juga:
Viral



Turis Jerman bernama Geraldine Storr (43) ini, melapor ke Polres Gianyar dengan didampingi pengurus villa tempatnya menginap.

Dalam laporannya, Geraldine melaporkan ulah I Ketut Locong, seorang tukang kebun sebuah villa di Ubud, yang telah menyetubuhi putrinya JS (13).

Terungkapnya aksi kuda lumping dengan korban anak di bawah umur ini berawal dari kecurigaan Geraldine yang melihat sepasang sandal di depan kamar putrinya, di Villa 3 Rumah, Desa Jungjungan, Ubud. Selama menginap di villa ini, ia dan putrinya memang berbeda kamar.



"Karena curiga, pelapor kemudian memaksa putrinya untuk mengakui siapa pemilik sandal itu. Akhirnya korban mengakui jika sandal itu milik I Ketut Locong, seorang tukang kebun sebuah villa, tak jauh dari tempat korban dan ibunya menginap," jelas Pahumas Polres Gianyar, Kompol Gede Sujana.

Baca juga:
Viral



Selain mengakui sandal itu milik tukang kebun yang bernama I Ketut Locong, korban juga mengakui sudah melakukan hubungan seksual dengan pelaku sebanyak 6 kali, mulai tengah malam hingga jam 3 dinihari. Semuanya dilakukan atas dasar suka sama suka alias tanpa paksaan.

Selain melapor ke Polres Gianyar, pelapor juga membawa anaknya JS ke Rumah Sakit Sanjiwani Gianyar untuk divisum . Sementara pelaku pencabulan dibawah umur ini masih belum ditangkap polisi.

"Kita masih lakukan penyelidikan atas kasus ini. Meski pengakuannya suka sama suka, namun perbuatan pelaku sudah melanggar hukum mengingat korban masih di bawah umur,"jelas Sujana. (art)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami