Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
Pelukis Jerman dan Belanda Pameran di Ubud
Mas
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Dua pelukis asing asal Jerman dan Belanda, mulai Sabtu (26/7) esok akan menggelar pameran di Tonyraka Art Gallery, Mas, Ubud. Kedua pelukis asing ini merupakan seniman yang sudah menganggap Bali sebagai rumah kedua mereka.
Baca juga:
18 Koreografer Ikuti Temu Seni Tari di Ubud
Dua pelukis asing yang akan menggelar pameran ini adalah Ronald Wigman asal Belanda dan Peter Dittmar dari Jerman. Dalam pameran di Ubud ini, mereka menyodorkan ide unik yakni " two in one", dua pameran berbeda oleh dua seniman berbeda, di tempat dan waktu yang sama.
Pameran dua seniman lukis asing ini merupakan dua pameran tunggal, yakni Vice Versa (Pulang-Pergi) oleh Ronald Wigman dan Colour Windows (Jendela Warna) oleh Peter Dittmar.
"Dalam pameran kali ini, saya akan menampilkan karya saya dalam 10 tahun terakhir, mulai tahun 1998 hingga saat ini,"kata Ronald Wigman.
Sementara Peter Dittmar akan menampilkan karya lukis terbaiknya, yang dibuat dalam 2 tahun terakhir.
"Karya yang akan saya tampilkan merupakan karya yang total berbeda. Dalam karya saya ini, hanya akan menggunakan maksimal 3 warna saja," kata Peter.
Baik Ronald Wigman maupun Peter Dittmar merupakan dua pelukis yang sudah tidak asing dengan Pulau Bali. Kedua pelukis ini sama-sama menyatakan Bali masih merupakan salah satu tempat terbaik untuk mencari inspirasi dalam melukis.
Ronald Wigman merupakan pelukis kelahiran Den Bosch, Belanda, 19 Juni 1954. Ia merupakan lulusan Akademi Seni Amsterdam. Selain sebagai seniman lukis, graphis, serta desainer, Ronald juga aktif mengajar di beberapa sekolah seni di Belanda.
Sementara Peter Dittmar merupakan pelukis kelahiran Munich Jerman tahun 1945. Ia merupakan pelukis jebolan akademi seni di Munich tahun 1976. Selain aktif berkarya, Peter juga akif mengajar seni, termasuk di Institut Kesenian Jakarta tahun 1982 hingga 1984. (dev)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5994 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4675 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2656 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2316 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2235 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan