Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pelukis Jerman dan Belanda Pameran di Ubud

Mas

Kamis, 24 Juli 2008, 22:03 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, GIANYAR.

Dua pelukis asing asal Jerman dan Belanda, mulai Sabtu (26/7) esok akan menggelar pameran di Tonyraka Art Gallery, Mas, Ubud. Kedua pelukis asing ini merupakan seniman yang sudah menganggap Bali sebagai rumah kedua mereka.



Dua pelukis asing yang akan menggelar pameran ini adalah Ronald Wigman asal Belanda dan Peter Dittmar dari Jerman. Dalam pameran di Ubud ini, mereka menyodorkan ide unik yakni " two in one", dua pameran berbeda oleh dua seniman berbeda, di tempat dan waktu yang sama.

Pameran dua seniman lukis asing ini merupakan dua pameran tunggal, yakni Vice Versa (Pulang-Pergi) oleh Ronald Wigman dan Colour Windows (Jendela Warna) oleh Peter Dittmar.

"Dalam pameran kali ini, saya akan menampilkan karya saya dalam 10 tahun terakhir, mulai tahun 1998 hingga saat ini,"kata Ronald Wigman.



Sementara Peter Dittmar akan menampilkan karya lukis terbaiknya, yang dibuat dalam 2 tahun terakhir.
"Karya yang akan saya tampilkan merupakan karya yang total berbeda. Dalam karya saya ini, hanya akan menggunakan maksimal 3 warna saja," kata Peter.



Baik Ronald Wigman maupun Peter Dittmar merupakan dua pelukis yang sudah tidak asing dengan Pulau Bali. Kedua pelukis ini sama-sama menyatakan Bali masih merupakan salah satu tempat terbaik untuk mencari inspirasi dalam melukis.

Ronald Wigman merupakan pelukis kelahiran Den Bosch, Belanda, 19 Juni 1954. Ia merupakan lulusan Akademi Seni Amsterdam. Selain sebagai seniman lukis, graphis, serta desainer, Ronald juga aktif mengajar di beberapa sekolah seni di Belanda.

Sementara Peter Dittmar merupakan pelukis kelahiran Munich Jerman tahun 1945. Ia merupakan pelukis jebolan akademi seni di Munich tahun 1976. Selain aktif berkarya, Peter juga akif mengajar seni, termasuk di Institut Kesenian Jakarta tahun 1982 hingga 1984. (dev)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami