Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Dua Kawasan Hutan di Buleleng Rawan Pencurian

Singaraja

Rabu, 30 Juli 2008, 16:44 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Dua kawasan hutan di Kabupaten Buleleng dinyatakan masih rawan terhadap aksi pencurian kayu hasil hutan maupun perambahan hutan, diantaranya di Kawasan Hutan Desa Sepang Kecamatan Busungbiu dan Kawasan Hutan Bali Barat di Kecamatan Gerokgak, disisi lain Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Buleleng tidak maksimal melakukan pengawasan maupun pengamanan lantaran personil Polisi Hutan masih minim.



"Memang ada dua titik rawan saat ini di Buleleng di Sepang dan Bali Barat, dalam pengawasan dan pengamanan kita belum mampu melakukannya kerana masih kurangnya anggota polhut, sehingga kita ingin merangkul Desa pakraman untuk pengamanan hutan ini," ungkap Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Buleleng, Komang Gede Yasa, Rabu (30/7).



Sayangnya dari sejumlah Desa Pakraman di Buleleng, beberapa diantaranya tidak sanggup untuk melakukan pengawasan dan penjagaan hutan tersebut," memang kita akui untuk di Sepang dan Bali Barat, kita masih sulit merangkul Desa Pakramannya, sebab para pelaku pencurian hasil hutan sering melakukan pengancaman sehingga menimbulkan rasa ketakutan," papar Komang Gede Yasa.



Walaupun mengalami kendala yang demikian, upaya pengawasan dan pengamanan hutan di Buleleng tetap dilakukan dengan membentuk Unit Mobile Polhut yang digerakan ke dua titik rawan tersebut dengan melakukan patroli rutin maupun sewaktu-waktu. (sas)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami