Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Leher Dijerat, Gali Lubang 2 Jam, Langsung Dicor

Denpasar

Kamis, 31 Juli 2008, 19:39 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Apa yang dilakukan RL dan tersangka Arsani memang sudah direncanakan dan sangat biadab. Mereka menyiapkan tali plastik, 2 sak semen dan menggali lubang sedalam 1 meter untuk mengubur tubuh korban. Sebelum dikubur, kedua pelaku mengajak korban berkencan di dalam pasar Banyusari Jalan Mahendradata Denpasar.



Keterangan itu dijelaskan, tersangka Arsani alias Gading alias Odeng, usai dirinya ditangkap Sabtu (26/7) lalu, di Jalan Batuyang, Batu Bulan, Gianyar.

Menurut tersangka yang lahir pada tanggal 23 Desember 1989 itu, pembunuhan itu sudah direncanakan oleh RL, Kamis 10 Maret 2008 lalu.

Dimana, RL, Arsani, Joging (saksi) dan Wahid (saksi), Kamis (10/3) sedang berkumpul di pasar Banyusari Jalan Mahendradata Denpasar. Pertemuan di kegelapan itu, RL merencanakan akan membunuh Indra dan mengambil sepeda motornya jenis Honda Supra X warna hitam DK 3533 QC.

"Ada 11 saksi yang sudah diperiksa. Keterangan tersangka mengatakan pembunuhan sudah direncanakan," jelas Pahumas Poltabes Denpasar, kompol Ketut Suwetra SH.

Persis sekitar pukul 20.00 Wita, RL menghubungi tersangka Arsani agar datang ke pasar Banyusari karena ada pekerjaan menggali lobang pondasi. Tersangka Arsani datang dari Proyek Perum Sungai Gangga Jalan Imam Bonjol Denpasar, setelah dijemput oleh rekannya Aldi.

Sekitar pukul 22.15 Wita, Indra alias Indri, waria yang bekerja sebagai tukang pijat di Putri Sari Bali Jalan Kargo Permai Denpasar, datang ke lokasi pasar Banyusari dengan sepeda motor.

Kencan antara RL dan Indra dipantau langsung oleh tersangka Arsani. Di tengah asik bercinta ala gay, RL yang juga pekerja proyek pasar, mengeluarkan tali tambang warna biru dari balik tikar yang sudah disimpul.



Bak gaya hipersex, RL melilitkan tali tersebut ke leher Indra. Dasar waria, dia pun menikmati gaya kasar dari RL yang menjerat lehernya dari depan, sambil mulutnya "komat " kamit" menikmati "sesuatu."



Di kala ada kesempatan, RL menarik keras tali tambang. Sentakan itu membuat Indra, lelaki asal Dusun Krajan Desa Wonosari Kecamatan Pugar Kabupaten Jember itu kaget. Dia mencoba berontak. Namun apa daya, dari arah belakang, tersangka Arsani keburu menarik kedua tangannya ke arah belakang.

Kuatnya sentakan jeratan tali, membuat Indra kelenger dan tewas. Sadar korban tewas, sekitar pukul 22.30 Wita, RL dan Arsani menggali lubang sedalam 1 meter di los pasar Banyusari. Penggalian lubang dilakukan selama dua jam.

Bahan cor yang digunakan berupa 2 sak semen yang diambil dari gudang proyek pasar. Setelah dicor, tubuh korban ditimbun pasir. Usai melakukan aksi bejat itu, tersangka Arsani dan RL kabur membawa sepeda motor korban.

Jasad korban ditemukan warga setempat tanggal 13 Maret lalu. Kondisinya cukup mengenaskan, membusuk dan kedua tanganya diikat dari belakang.

"Anggota masih menyelidiki keberadaan jelas RL. Mudah-mudahan dalam waktu dekat dia sudah ditangkap," imbuhnya. (Spy)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami