Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 12 Juni 2026
Turis Australia Punguti Sampah Plastik
Sanur
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sekitar 550 orang dari industri pariwisata di Sanur, hari ini (2/8) ikut serta dalam Sanur Beach Clean-up Campaign 2008. Kegiatan ini dilakukan menjelang Sanur Village Festival (SVF) Ketiga. Sejumlah turis asing ikut dalam kegiatan ini sebagai upaya menjaga Pantai Sanur agar tetap bersih.
Kegiatan bersih-bersih pantai ini dilakukan mulai Pantai Matahari Terbit hingga Pantai Mertasari Sanur. Agar efektif, kegiatan ini dibagi ke dalam 3 zone pantai. Sampah yang dikumpulkan dibagi dalam 3 bagian yakni organik, non organik, dan sampah yang bisa di daur ulang. Semuanya lalu dikumpulkan jadi satu, di lokasi yang telah ditentukan panitia.
Nurcahyadhi, Koordinator Sanur Beach Clean-up Campaign 2008 menyatakan, tujuan utama kegiatan pembersihan pantai ini sebagai upaya edukasi untuk menjaga kebersiha lingkungan khususnya pantai. "Ini sebagai edukasi dan bentuk kontribusi dari industri serta sekolah kepada lingkungan khususnya pantai," katanya
Ketua Panitia Sanur Village Festival (SVF) Ida Bagus Sidartha Putra, menyatakan Sanur Beach Clean-up Campaign 2008 sebagai perwujudan "Going Green" sesuai tema SVF 2008. "SVF tahun ini mengusung tema peduli lingkungan, dan ini adalah salah satu bentuk kampanye "going green"," ujarnya.
Sementara Jeff Bost, pria asal Australia yang ikut terlibat dalam kegiatan tersebut mengaku senang dan bangga ikut dalam aksi bersih-bersih pantai. Ia tampak ikut mengumpulkan sampah terutama sampah plastik atau non organik lainnya.
"Ini luar biasa, saya sangat bangga dan senang sekali bisa ikut aksi peduli lingkungan ini. Kegiatan ini mengingatkan saya dengan apa yang dilakukan oleh anak-anak sekolah di Australia dalam mejaga lingkungannya,"ujar Jeff usai ikut gotong royong membersihkan Pantai Sanur. (dev/*)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli