Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 5 Mei 2026
Warga Semana Tetap Menolak
Ubud
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Kondisi perbatasan 2 dusun yakni Banjar Semana dan Ambengan di Ubud, Gianyar, Bali, yang terlibat sengketa lahan kuburan, hingga siang ini masih tegang.
Seperti diberitakan sebelumnya, warga Dusun Semana menumbangkan pohon ke jalan sehingga sempat mengganggu pengguna jalan, yang akan menuju Kota Denpasar.
Upaya musyawarah terus dilakukan, Pukul 12.30 digelar pertemuan antara tokoh dan warga semana dengan jajaran muspida gianyar yang dihadiri oleh Asisten I, Dewa Raka Aryana, Kepala Kesbanglinmas, Ida Bagus Gaga sedangkan dari pihak semana yang hadir Bendesa adat Demayu Singakerta, kelian dinas Made Jelih dan kelian adat Wayan Gandum. Pihak Banjar Ambengan belum terlihat ikut dalam pertemuan tersebut.
Dari pertemuan tersebut, pihak Banjar Semana tetap ngotot menolak tawaran tanah 5 are yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Gianyar, bahkan diberi lebih dari 5 are pun warga semana tidak mau, pihak semana hanya menginginkan kuburan itu dibagi dua, barat dan timur sesuai dengan kesepakatan terdahulu.
Kondisi saat ini warga semana masih melakukan dialog dengan warganya dengan menghimbau untuk membersihkan puing-puing yang terbakar semalam.
"langkah pertama yaitu membersihkan puing-puing dan kita masih menunggu dialog warga semana dengan muspida gianyar," ujar Kapolsek ubud, AKP. Dewa Putra.
Dari pantauan beritabali.com, pohon yang tumbang dan puing-puing bekas benda yang dibakar semalam sudah dibersihkan warga. Untuk pengamanan, Polda Bali mengerahkan 1 peleton brimob dan Polres Gianyar mengerahkan anggotanya dari Polsek Ubud. (art)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 472 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 380 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 372 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik