Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Pendapatan Menurun, Tukang Ojek Mengeluh
Gilimanuk
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kebijakan PT. ASDP Ketapang-Gilimanuk yang melarang ojek mengantar atau mencari penumpang di mulut dermaga pelabuhan Gilimanuk mulai 1 Agustus lalu, berdampak pada menurunnya pendapatan puluhan ojek dari berbagai pangkalan. Akibat kebijakan tersebut, penghasilan puluhan tukang ojek di Gilimanuk merosot tajam.
Keluhan tersebut disampaikan oleh perwakilan ojek dalam pertemuan yang dihadiri oleh Manajer Operasional ASDP Gilimanuk, Ospar Silaban, Kepala KP3, AKP I Ketut Suparta dan Lurah Gilimanuk I Ketut Eko Susilo, di ruang VIP ASDP Gilimanuk, Kamis (7/8).
Yuni, ketua ojek pangkalan pelabuhan menyampaikan, akibat larangan tersebut, penghasilan mereka semakin menurun. Untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya, sebagian besar tukang ojek yang ada di Gilimanuk kelimpungan.
"Kami kesulitan mencari pekerjaan lain karena kami tidak punya keterampilan selain ngojek. Kami bingung dengan kondisi ini, jika terus begini anak istri kami makan apa," ujarnya.
Yuni meminta agar ASDP memberikan kelonggaran kepada ojek pelabuhan agar tetap bisa menunggu penumpang di mulut dermaga namun dengan jumlahnya dibatasi yakni maksimal 5 orang.
"Kami mendukung kebijakan ini, namun tolong beri kami kebijaksanaan untuk menunggu penumpang di mulut dermaga dengan bergiliran 5 orang," pintanya.
Yuni mengaku kebingungan jika aspirasi mereka tidak diterima. "Apakah kami harus mengadu ke DPRD, meminta bupati agar mengembalikan terminal ke tempat lama," tandasnya.
I Komang Pasek, perwakilan ojek pangkalan terminal Gilimanuk, mengatakan masalah ini adalah masalah perut tukang ojek dan keluarganya, seharusnya ASDP memberikan kebijakan sehingga tukang ojek terminal dan tukang ojek pangkalan lain di luar pelabuhan tetap bisa mengantar penumpang sampai mulut dermaga.
"Kalau tidak diberikan kebijakan darimana kami bisa makan," terangnya, diamini perwakilan ojek lainnya. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2937 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2014 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun