Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Puluhan Hektar Sawah Kekeringan
Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Akibat musim kemarau panjang sejak 3 bulan lalu, puluhan hektar sawah di Kecamatan Melaya kekeringan. Bendungan Palasari yang biasanya menjadi penyuplai air untuk irigasi, debit airnya terus menurun sejak Mei lalu. Sampai saat ini sudah menurun sampai 5 meter.
Dari pantuan Beritabali.com Kamis (7/8), keadaan air di Bendungan Palasari yang mencapai 100 hektar luas kini hanya tinggal kurang dari seperempatnya. Di samping karena kemarau panjang, menurunnya debit air di Bendungan Palasari juga disebabkan oleh menyusutnya pasokan air dari sungai Sanghyang Gede yang menjadi sumber air utama bendungan tersebut.
Sebagian pasokan air tersebut diambil untuk air bersih ke wilayah Buleleng dan sebagian lagi diambil untuk air bersih oleh warga di sekitar bendungan.
"Pipa-pipa yang mengalirkan air ke Buleleng dan ke wilayah desa di sekitar bendungan cukup besar sehingga air yang tersedot juga sangat banyak. Sisanya sangat kecil, belum lagi meresap ke tanah," ujar Gede, warga yang tinggal di sekitar bendungan.
Menurut Gede, debit air di Bendungan Palasari tersebut biasanya normal lagi paling cepat bulan November hingga Desember. "Selama air bendungan masih menyusut, sawah-sawah yang memanfaatkan air bendungan sebagai sumber air utamanya, selama itu juga kering," jelasnya.
Selain di Palasari dan sekitarnya sawah-sawah di wilayah Dusun Sombang, Tukadaya, Melaya juga dibiarkan saja terbengkalai oleh pemiliknya karena tidak ada air yang mengalir ke sawah-sawah tersebut. Saluran irigasi yang terbuat dari beton juga kering kerontang.
"Kami tidak bisa menggarap sawah karena tidak ada air. Jangankan padi, palawijapun sulit hidup," ujar seorang petani.
Sekretaris Desa (Sekdes) Tukadaya, Ketut Linggih, mengatakan setiap musim kemarau debit air yang mengalir di wilayah Dusun Sombang memang sangat kecil bahkan terkadang tidak ada air.
"Selain sawah yang memanfaatkan air sungai di wilayah itu juga ada 40 hektar sawah tadah hujan yang saat ini juga kekeringan," ujarnya. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1162 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 612 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 499 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 468 Kali
Rumah Warga di Tembuku Bangli Terbakar, Kerugian Rp200 Juta
Dibaca: 410 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung