Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
Hari Keenam, 5 Paket Sudah Mendaftar
Semarapura
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Memasuki hari keenam Sabtu (9/8), sudah lima paket yang mendaftar dalam pendaftaran Cabup/cawabup Klungkung. Dua yang terakhir adalah paket Golkar dan paket perseorangan.
Paket yang mendaftar pada Sabtu adalah paket dari Golkar, Ketut Kinog-dr. Darmayasa dan paket perseorangan Nyoman Jinar Setiawina-Wayan Mandra.
Paket Golkar mendaftar ke KPU sekitar pukul 10.30 dengan diantar beberapa pengurus partai. Dr Darmayasa, cawabup Golkar ingin sekali mndapatkan kesempatan untuk memimpin Klungkung demi keadilan wilayah.
" Dari Kecamatan Nusa Penida saja yang belum pernah jadi bupati, tolong beri kesempatan." ujarnya.
Berselang dua jam berikutnya, pasangan calon perorangan Nyoman Jinar Setiawina-Wayan Mandra juga mendaftar. Pasangan Jinar datang dengan diiringi baleganjur dan ratusan massa. Jinar yang berprofsi akademisi, menginginkan masyarakat Klungkung cerdas dan memiliki nilai tawar di bidang pendidikan dan ekonomi.
Jinar juga tidak mempermasalahkan banyak pesaing dari kampung halamannya. Sebab dari Nusa Penida terdapat dua kandidat yang akan menjadi calon bupati dan satunya menjadi kandidat wakil bupati. "Ini alam demokrasi, biarkan rakyat memilih dengan cerdas," pungkasnya. (igs)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 2913 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1284 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 911 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 830 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 660 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun