Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Sejumlah LSM
Singaraja
BERITABALI.COM, BULELENG.
Sejumlah pentolan LSM di Buleleng melakukan "sidak" ke Lapas Kelas II B Singaraja menyusul adanya informasi yang menyebutkan tersangka kasus "mark up"alat berat Loader, Ketut Tamboen ditahan hanya formalitas semata oleh Kejaksaan.
"Kami datang ke LP ini untuk mengecek kebenaran informasi tersangka 'Loadergate' atas nama saudara Tamboen tidak tidur di LP, jangan sampai hanya menahan pas foto, sedangkan orangnya tinggal di luar, tapi setelah kami ke LP melihat dan bertemu langsung dengan para tersangka, maka isu itu tidak benar, dan saudara Tamboen ternyata ada di LP," ungkap Nyoman Sumarta dari LSM Bakti Pertiwi.
Di sisi lain, para pentolan LSM di Buleleng itu juga melakukan "sharing" dengan kedua tersangka kasus pengadaan loader pada Dinas PU tahun 2004 lalu.
" Kita juga mencari masukan dengan kasus ini dari para tersangka, sebab ada beberapa indikasi dalam penangganan kasus ini dari kejaksaan," ujar Sumarta yang akrab disapa Gatot.
Kelima pentolan LSM Buleleng, diantaranya Nyoman Sumarta alias Gatot (LSM Bakti Pertiwi), Wayan Purnamek (LSM Jari Bali), Gede Bagiada (LSM TKP-PAM), Made Suardana (LSM Solidartas Marjinal) dan Antonius Sanjaya Kiabeni (LSM Gema Nusantara alias Genus) juga mengingatkan sikap tegas Kajari Singaraja untuk mengusut aliran dana pengadaan Loader serta menindak lanjuti proses hukum terhadap dua tersangka lain yang masih bebas. (sas)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3783 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1724 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang