Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pulang dari BCA, Pastor Dirampok

Denpasar

Selasa, 12 Agustus 2008, 18:47 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Aksi perampokan bermodus gembos ban, terjadi Selasa (12/08) di depan Dinas Tenaga Kerja Renon. Dua pelaku berhelm cerobong menggasak uang tunai sebesar Rp. 87 juta milik seorang pastor, Matheus Deli Keraf (45).




Saat dirampok, Pastor Keraf baru mengambil uang dari Bank BCA Jalan Moh Yamin. Uang puluhan juta rupiah rencananya akan dipakai untuk kebutuhan gereja Katolik Keuskupan Tukad Badung.

Saksi mata di lokasi kejadian menerangkan, peristiwa perampokan bermula saat korban usai mengambil uang di Bank BCA Jalan Moh. Yamin Denpasar. Korban sendirian mengendarai mobil Kijang kapsul SSX DK 1169 B dengan membawa uang tunai Rp 87 juta, plus HP.

Dalam perjalanan, kurang lebih 1 kilometer dari Bank BCA, atau tepatnya di depan kantor Dinas Tenaga Kerja, Renon, mendadak ban kiri belakang mobil, gembos. Tepat di lokasi gembos, tepatnya di sebelah kiri jalan ada tambal ban dan korban turun dari mobil.

Kira " kira setengah meter berjalan dari mobil, terdengar suara brakkk,,"seperti kaca pecah. Korban menoleh ke belakang.

Rasa kagetnya muncul, setelah melihat dua lelaki mengenakan helm cerobong memecahkan kaca bagian kiri dan secepat kilat mengambil uang di dalam mobil.



"Kaca kiri mobil dipecah dan pelaku berjumlah dua orang berhelm cerobong menggasak uang korban didalam mobil,"jelas saksi.

Belum sempat bertindak cepat, dua pelaku melarikan diri ke arah barat dengan mengendarai sepeda motor, menerobos lalu "lalang pengendara kendaraan.



Kecepatan pelaku kabur membuat korban tak sempat menghapal nomor plat kendaraan pelaku.

"Kaca kiri mereka pecahkan dan saya kaget. Apalgi mereka mengambil uang di dalam mobil. Jumlahnya Rp 87 juta ditambah HP,"jelas Romo Matheus.

Kejadian ini membuat satuan reskrim Polsek Dentim bergerak cepat menyelidiki lokasi kejadian. Orang-orang yang berada di lokasi kejadian, dimintai keterangan membekuk pelakunya.

Petugas kemudian membawa korban ke Polsek Dentim guna menjalani pemeriksaan.

Rekan korban, Lauren mengatakan, uang tersebut rencananya akan dipakai untuk kebutuhan Gereja Katolik Keuskupan di kawasan Tukad Badung.
"Saya datang kemarin karena dihubungi pastor (korban) lewat telpon, katanya dirampok. Saya tidak tahu ceritanya. Tapi memang, uang itu akan dipakai untuk gereja," urai Lauren di Polsek Dentim.

Sementara itu Kanitresrim Polsek Dentim Iptu Agus, mengatakan, masih mendalami lokasi kejadian. Dari dugaan sementara para pelaku pemain lama dan professional.

Pasalnya, di lokasi kejadian ditemukan paku baja buatan sendiri yang biasanya dipakai untuk mengemboskan ban mobil.

"Mereka pelaku professional, bisa mencabut paku di ban mobil. Mereka masih kita buru,"jelas Iptu Agus. (Spy)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami