Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




KPU Pertimbangkan Libatkan Auditor BPKP

Sanur

Rabu, 13 Agustus 2008, 19:15 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) mempertimbangkan untuk melibatkan auditor Badan Pemeriksa Keuangan Propinsi (BPKP) untuk melakukan audit terhadap rekening dana kampanye partai politik.



Hal ini disampaikan Ketua KPU Hafiz Anshary disela-sela pembukaan konsultasi regional KPU wilayah III di Sanur, Rabu (13/8).

Pertimbangan untuk melibatkan auditor BPKP didasarkan pada alasan keterbatasan jumlah auditor independent yang tersedia di Indonesia. Hafiz juga mengaku sedang mempertimbangkan untuk memberikan kesempatan kepada auditor untuk menyampaikan hasil laporan audit secara periodik setiap satu bulan atau dua bulan sekali.

Menurut Hafiz, alternatif lain yang juga menjadi pertimbangan dan dalam proses penggodokan dengan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) adalah laporan dana kampanye untuk satu parpol cukup satu rekening dan tidak laporan rekening pada tiap kabupaten kota.



"Juga alternatif lain, dana kampanye cukup satu rekening untuk satu partai dari tingkat pusat hingga kabupaten/kota. Boleh gak seperti itu, kan itu pertanyaannya atau minimal pada tingkat propinsi saja, kalau boleh kan cukup 33 laporan untuk satu partai," jelas Hafiz Anshary.



Hafiz menyebutkan saat ini terdapat sekitar 18.000 rekening partai politik yang harus di audit. Sedangkan jumlah auditor independen yang tersedia hanya sekitar 700 auditor. Selain seorang auditor harus tergabung dalam kantor akuntan.

Sementara jumlah kantor akuntan yang ada di Indonesia sekitar 450 buah. Kantor akuntan yang ada juga sebagian besar berada di Jakarta dan tidak tersebar di 33 propinsi di seluruh Indonesia. (mlt)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami