Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Pertumbuhan Penjualan di Indonesia Capai 19,8%
Sanur
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Hasil survey AC Nielsen menunjukkan pertumbuhan penjualan di Indonesia selama Januari-Juni 2008 mencapai 19,8%. Berdasarkan analisis AC Nielsen peningkatan pertumbuhan penjualan ini cukup signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Mengingat pertumbuhan penjualan ini terjadi ditengah kenaikan harga kebutuhan pokok.
Senior Manager AC Neilsen Indonesia, Febby Ramaun dalam keterangannya di Sanur, Kamis (14/8) menyampaikan dari hasil survey terungkap bahwa kenaikan harga yang terjadi secara umum belum mempengaruhi gaya hidup masyarakat kelompok menengah keatas di Indonesia.
"Konsumen kelas atas bagaimana?, ternyata tidak berpengaruh. Paling juga mengurangi pergi ke club, ke café, ke bioskop, shoping baju dan lainnya. Jadi masih hal-hal yang tersier," jelas Febby Ramaun.
Febby menyebutkan konsumen Indonesia ditahun 2008 rata-rata lebih cenderung berbelanja ke pasar tradisional. Berkembangnya toko-toko tradisional dan pasar tradisional juga dinilai sebagai penyebab meningkartnya kunjungan masyarakat ke pasar tradisional. Belum lagi konsumen di Indonesia lebih memilih berbelanja ke pasar tradisional untuk berbelanja produk segar seperti sayur, daging dan ikan. (mlt)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2965 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2026 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun