Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Pertumbuhan Penjualan di Indonesia Capai 19,8%
Sanur
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Hasil survey AC Nielsen menunjukkan pertumbuhan penjualan di Indonesia selama Januari-Juni 2008 mencapai 19,8%. Berdasarkan analisis AC Nielsen peningkatan pertumbuhan penjualan ini cukup signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Mengingat pertumbuhan penjualan ini terjadi ditengah kenaikan harga kebutuhan pokok.
Senior Manager AC Neilsen Indonesia, Febby Ramaun dalam keterangannya di Sanur, Kamis (14/8) menyampaikan dari hasil survey terungkap bahwa kenaikan harga yang terjadi secara umum belum mempengaruhi gaya hidup masyarakat kelompok menengah keatas di Indonesia.
"Konsumen kelas atas bagaimana?, ternyata tidak berpengaruh. Paling juga mengurangi pergi ke club, ke café, ke bioskop, shoping baju dan lainnya. Jadi masih hal-hal yang tersier," jelas Febby Ramaun.
Febby menyebutkan konsumen Indonesia ditahun 2008 rata-rata lebih cenderung berbelanja ke pasar tradisional. Berkembangnya toko-toko tradisional dan pasar tradisional juga dinilai sebagai penyebab meningkartnya kunjungan masyarakat ke pasar tradisional. Belum lagi konsumen di Indonesia lebih memilih berbelanja ke pasar tradisional untuk berbelanja produk segar seperti sayur, daging dan ikan. (mlt)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5957 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4661 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2648 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2297 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2230 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan