Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Atlet 7 Negara Ikut Asia Youth Climbing Cup 2008
Kereneng
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sebanyak 145 atlet dari 7 negara, mulai hari ini (21/8) ikut ambil bagian dalam Asia Youth Climbing Cup 2008 atau kejuaraan panjat tebing asia remaja 2008.
Lomba panjat tebing remaja tingkat Asia ini digelar di areal GOR Ngurah Rai Kereneng Denpasar.
Lomba panjat tebing remaja se-Asia yang berlangsung selama 4 hari ini diikuti atlet panjat tebing remaja dari 7 negara mulai tuan rumah Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, China, India, dan Hongkong.
Dalam kejuaraan ini para peserta dibagi dalam 6 kelas mulai kelas spyder kid umur 7 hingga 9 tahun hingga kelas yunior umur 18 hingga 19 tahun.
Di hari pertama, dipertandingkan kelas spyder kid serta youth untuk kategori speed dan lead. Meski masih berusia belia, para peserta lomba mampu melewati rintangan yang sulit dan memperagakan tehnik pemanjatan dengan baik.
"Kejuaraan panjat tebing remaja Asia atau Asia Youth Climbing cup 2008 ini merupakan yang ketiga kali digelar di Indonesia. Agenda tetap Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia ini diharapkan mampu menghasilkan atlet panjat tebing Indonesia berprestrasi hingga ke tingkat dunia," jelas Ketua Harian PP FPTI, Hendricus Mutter.
Selain untuk mencari bibit atlet panjat tebing berprestasi, kejuaraan ini juga menjadi ajang ukur kemampuan bagi atlet Indonesia dalam bersaing dengan atlet dari negara Asia lainnya. (bob)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3877 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2326 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2011 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1931 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1789 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun