Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Cok Rat Nahkodai PDIP Jembrana
Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Keinginan kader lokal memimpin DPC PDIP Jembrana pasca ditinggalkan I Gede Winasa akhirnya kandas setelah turunnya Surat Keputusan (SK) DPP PDIP Nomor 02.09-A/ TAP-DPC/ DPP /VIII/2008 tertanggal 4 Agustus 2008 tentang Penyempurnaan Struktur, Komposisi dan Personalia DPC PDIP Jembrana.
Dalam surat yang ditandatangani Ketua Umum dan Sekretaris DPP PDIP masing-masing Megawati Soekarnoputri dan Pramono Anung menunjuk A.A. Ngurah Oka Ratmadi selaku Ketua DPC PDIP Jembrana sampai dengan 29 Nopember 2010.
Dengan ditetapkannya A.A. Ngurah Oka Ratmadi yang akrab disapa Cok Rat, membuat skenario kader lokal untuk merebut tampuk pimpinan DPC PDIP Jembrana berantakan.
Sebelumnya, setidaknya ada 3 kelompok yang mengusung calonnya masing-masing. 2 kelompok dari tubuh pengurus DPC sendiri dan 1 kelompok dari kader di luar struktur partai.
Muncul sinyalemen di lapangan kalau kelompok di luar struktur partai berniat akan membenturkan dua kelompok di struktur partai dengan harapan mereka dapat melenggang menempatkan jagonya di kursi pimpinan partai.
Sekretaris DPC PDIP Jembrana, Ketut Sugiasa ketika ditemui Sabtu (23/8) membenarkan terjadinya persaingan perebutan pimpinan DPC PDIP Jembrana sehingga dengan adanya SK DPP ini paling tidak satu masalah bisa teratasi.
"Saat ini kita sedang menghadapi karya besar yakni Pileg (Pemilu Legislatif) dan Pilpres. Kalau masih terjadi konflik di tubuh partai tentunya konsentrasi akan terpecah," tandasnya seraya menyetujui ditunjuknya Cok Rat memimpin DPC PDIP Jembrana.
Menurut Sugiasa, sosok kader seperti Cok Rat memang tepat memimpin partai karena selama ini Cok Rat mampu meredam setiap persoalan dan bijak dalam menyikapi berbagai persoalan.
"Kalau memimpin anak muda nantinya bisa grasa-grusu, apalagi saat ini menjelang pileg," ujar Sugiasa.
Baca juga:
PDIP Jembrana Kehilangan Separuh Kursi
Dirinya juga mengaku biarpun Cok Rat lebih banyak tinggal di Denpasar namun hal tersebut tidak menjadi persoalan.
"Di jaman sekarang kan bisa kontak lewat telepon. Selain itu, pengurus kan sudah punya tugas masing-masing sehingga tidak
harus Cok Rat yang datang ke Jembrana," pungkasnya.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2785 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2027 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1967 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1800 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun