Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pemerintah Siapkan Software Penterjemah

Kuta

Selasa, 26 Agustus 2008, 21:20 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Mulai tahun ini Departemen Komunikasi dan Informatika mengembangkan program atau software penterjemah bahasa daerah. Software penterjemah bahasa daerah dikembangkan dengan tujuan memperluas jaringan informasi dan komunikasi hingga daerah-daerah tertinggal.



Hal ini diungkapkan Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Internasional dan Kesenjangan Digital Departemen Komunikasi dan Informatika, Dr. Moedjiono dalam keterangannya di Kuta, Selasa (26/8). Diharapkan dengan bantuan software penterjemah bahasa daerah, masyarakat indonesia yang hanya menguasai bahasa daerah mampu memahami informasi dalam bahasa asing.

Moedjiono menyebutkan pengembangan software penterjemah bahasa daerah juga merupakan upaya untuk melestarikan bahasa daerah. Namun untuk tahap awal software penterjemah bahasa daerah akan dikembangkan untuk 13 bahasa daerah besar atau bahasa daerah dengan 1000 penutur lebih.


"Secara bertahap, gak bisa cepat-cepat, mungkin Jawa, Batak atau mana dulu. Untuk sementara bahasa Indonesia dulu sehingga bahasa Inggris atau Cina di Internet bisa ngerti kita," ujar Dr. Moedjiono.



Moedjiono mengakui masalah utama dalam pengembangan software penterjemah bahasa daerah adalah pembangunan infrastruktur di daerah. Masalah lain yang juga harus dihadapi adalah pembangunan database bahasa daerah. Apalagi untuk bahasa-bahasa yang terancam punah atau bahasa daerah dengan jumlah penutur kurang dari 100 penutur.

Sedangkan di Indonesia kini diperkirakan terdapat sekitar 742 bahasa daerah. Jumlah ini menempatkan Indonesia sebagai negara dengan jumlah bahasa daerah terbanyak nomor dua di dunia setelah Papua Nugini dengan jumlah bahasa daerah mencapai 800 bahasa daerah. (mlt)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami