Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Satu Tewas, Tiga Luka-Luka

Pupuan

Kamis, 28 Agustus 2008, 17:30 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, TABANAN.

Mobil Dinas Pemda Tabanan DK 240 G terlibat kecelakaan lalulintas di Jalur Umum Selemadeg-Pupuan tepatnya di Banjar Suradadi, Belimbing, Pupuan, Kamis (28/8) . Satu nyawa melayang dalam kecelakan tersebut, sementara tiga orang luka berat. Sementara mobil dan sepeda motor ringsek.



Adalah I Putu Setiasa (20) warga Batungsel, Pupuan yang meninggal dunia karena mengalami luka parah, Dia yang mengendarai sepeda shogun DK 6090 HH meninggal di RS Tabanan karena mengalai luka parah. Kedua tangan dan kedua kakinya patah, begitu juga luka pada kepala dan wajah. Diduga leher korban juga cidera.

Sementara itu pengemudi carry Dewa Ketut Sudarma Putra (42)asal Lumajang Samsam, Kerambitan patah kaki kanan. Sementara staf Dispenda yang ada di dalam mobil carry I Dewa Nyoman Satria Wirawan (43) yang berasal dari Samsam dan Kasi Perhitungan Bidang Penetapan Dispenda Tabanan I Nyoman Sondra Setiawan, SH mengalami luka-luka.



Kasat lantas AKP IGM Punia didampingi Kanit Laka Iptu I Nengah Patrem mengatakan kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 9.30 Wita. Saat itu mobil carry plat merah DK 240 G yang dikemudiakan oleh Dewa Ketut Sudarma Putra (42) asal Lumajang, Samsam Kerambitan datang dari selatan Tabanan menuju Galiukir, Pupuan. Tiba di TKP tepatnya di Banjar Suradadi, Belimbing, Pupuan, melintas di tikungan landai. Namun dari arah arah berlawanan meluncur sepeda motor Shogun DK 6090 HH yang dikendarai PutuSetiasa (20) warga Batungsel, Pupuan. Tabrakan pun tidak mampu dihidari terjadi di jalur sepeda motor sekitar 20 cm dari as jalan. Mobil jatuh ke barat sekitar lima meter dari jalan raya, sementara motor beserta pengendaranya terpental. Karena benturan keras itu Setiasa terpelanting.



“Dia mengalami patah pada kedua kaki dan tangannya. Dia juga mengalami luka pada wajah dan kepalanya. Setiasa kemudian dilarikan ke RSU Tabanan, namun nasib berkata lain dia akhirnya menghembuskan napasnya yang terakhir," jelas Punia. Sementara itu mobil cary masuk jurang dan sepeda motor terpental. Keduanya dalam kondisi ringsek.

Dikatakannya, penyebab kecelakaan sementara diduga karena sopir carry kurang hati-hati dalam melaju kendaraaanya sehingga terjadi kecelakaan tersebut. "Satu meninggal dunia, dan tiga luka-luka dalam kecelakaan tersebut," jelas Punia didampingi Patrem. (nod)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami