Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Ayu Diandra Runner Up I Putri Indonesia 2008
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Seorang dara manis kelahiran Denpasar, Ayu Diandra Sari berhasil menorehkan namanya di ajang pemilihan Putri Indonesia 2008. Keberhasilan ini tak terlepas dari program Teruna-Teruni Kota Denpasar yang digeber setiap tahun.
Demikian disampaikan Wiwien Gunawasika selaku Event Organisation (EO) dari Win Production saat mengantar Diandra beraudensi dengan Wakil Walikota Denpasar, Selasa (2/9) di ruang Wakil Walikota.
“Rasa syukur dan bangga bahwa Denpasar melalui ajang Putri Indonesia mampu menunjukkan prestasi yang membanggakan daerah. Jadi Denpasar tidak saja terkenal lewat seniman-seniman tari atau gamelan saja namun bisa berbicara di kancah pemilihan Putri Indonesia hal ini sungguh luar biasa,†ujarnya.
Rai Mantra juga berharap agar ilmu yang didapat saat mengikuti pemilihan bisa ditularkan kepada adik-adiknya yang ada di Teruna-Teruni Denpasar disamping prestasi yang diraih sekarang bisa diikuti oleh generasi berikutnya.
Wiwien Gunawasika juga menambahkan, dari 38 peserta yang ikut ambil bagian dalam pemilihan Putri Indonesia, Diandra selaku wakil Bali berhasil menyabet runner up I.
Dara manis yang bersodiak Leo ini masih duduk di semester lima Fakultas Kedokteran Unud dan amat bersahaja saat diajak ngobrol. Ketika ditanya soal pacar dengan malu-malu ia mengatakan belum berpikir ke arah itu. “Saya masih konsentrasi untuk menyelesaikan kuliah dulu disamping kesibukan saya sebagai runner up Putri Indonesia,†ujarnya. (ctg/*)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3797 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1741 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang