Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 14 Juni 2026
Bebotoh Tajen Kena ‘Cakcak’ Massa
Tampaksiring
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Seorang bebotoh atau penjudi sabungan ayam (tajen), Senin (8/9) kena ‘cakcak’ atau dihajar massa. Penyebabnya, si bebotoh ini tidak mau membayar saat kalah taruhan adu ayam.
Bebotoh yang dihajar massa yang juga bebotoh ini diketahui bernama Bandem (27) asal Kabupaten Bangli. Aksi main hakim sendiri oleh bebotoh kepada sesame bebotoh ini terjadi di sebuah arena tajen , sebelah barat Pura Penataran sasih, Banjar Intaran, Pejeng, Tampaksiring, Gianyar.
Akibat di’cakcak’ massa, Bandem mengalami luka babak belur di beberapa bagian tubuhnya. Selain mendapat bogem mentah dari bebotoh lain yang marah dengan sikapnya yang curang, Bandem juga mendapat hadiah pentungan kayu.
Meski menjadi sasaran kemarahan para bebotoh, nyawa Bandem tak sampai melayang. Dalam kondisi babak belur, Bandem kemudian dipulangkan ke asalnya di Bangli.
“Penyebabnya karena dia tidak bayar taruhan setelah kalah metajen. Alasannya dia tidak bawa dompet ke arena tajen,†kata salah seorang bebotoh yang mengaku bernama Nyoman Sumantra, kepada beritabali.com.
Kapolsek Tampaksiring, AKP I Ketut Jeksi, ketika dikonfirmasi menyatakan belum menerima laporan terkait aksi main ‘cakcak’ ini. (art)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Kasus Penjualan Gading Gajah di Tampaksiring Masuk Tahap Penuntutan
Dibaca: 1008 Kali
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli