Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 14 Juni 2026
Stress Menderita Pholif, Pemuda Tewas Gantung Diri
Tambakan
BERITABALI.COM, BULELENG.
Akibat menderita pholif hingga stress, Wayan Mudastra (22), seorang pemuda dari Dusun Sanggalangit, Desa Tambakan Kecamatan Kubutambahan ditemukan tewas gantung diri dengan mengunakan selendang warna hijau. Dari hasil olah lokasi peristiwa, Jumat (12/9) polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan, sehingga aksi tersebut murni akibat bunuh diri.
“ini murni gantung diri, dari pemeriksaan polisi dan medis tidak ada tanda kekerasan hanya luka jeratan pada bagian leher termasuk mengeluarkan air mani dan lidah menjulur, korban ditemukan sudah meninggal yang diduga lantaran stress menderita sakit pholif,†ungkap Perwira Humas Polres Buleleng, Kompol I Made Sudirsa.
Dalam aksinya, pemuda yang sehari-hari bekerja sebagai petani memanfaatkan sebuah penyangga balok rumah di dalam kamarnya untuk mengakhiri penderitaannya,†korban ditemukan tergantung didalam kamar rumahnya dengan selendang yang diikatkan pada penyangga balok rumah,†ujar Sudirsa.
Peristiwa yang mengejutan warga Desa Tambakan tersebut pertama kali diketahui Wayan Pageh (25) dan Nyoman Margi (30) saat mencari korban yang tidak biasanya berada didalam kamar sangat lama, namun saat keduannya masuk, korban Mudastra telah tewas tergantung lemas, sehingga dilaporkan ke aparat Desa setempat dan Polsek Kubutambahan. (sas)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Kasus Penjualan Gading Gajah di Tampaksiring Masuk Tahap Penuntutan
Dibaca: 1011 Kali
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli