Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Aksi Mogok di ISI Denpasar Berlanjut

Denpasar

Jumat, 19 September 2008, 15:45 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Aksi mogok dosen dan mahasiswa di kampus Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar hari ini berlanjut. Belum ada tanda-tanda perkuliahan di kampus ini akan kembali normal seperti sediakala.

Dari pantauan beritabali.com, sejumlah dosen dan mahasiswa hari ini tampak menduduki gedung rektorat ISI Denpasar. Gedung Rektorat tampak masih ‘disegel’ dengan spanduk besar dan pintunya masih dipalang dengan kayu.



Kaca jendela gedung rektorat bagian depan juga penuh dengan coretan menggunakan cat semprot. Coretan pada kaca jendela rektorat sebagaian besar berisi tutntutan mundur kepada pejabat Rektor ISI Denpasar Wayan Rai.

Hampir seluruh ruang kuliah yang ada juga tampak ditutup dan ditulisi “Ruang Kuliah Ini Disegel”. Sejumlah mobil dinas kijang ISI Denpasar juga digembosi bannya sehingga tidak bisa dioperasikan.



Sementara pihak pendemo yang diwakili Profesor Dr Nyoman Sedana mengecam tindakan Pembantu Rektor ISI Denpasar yang melaporkan aksi mogok dan mosi tidak percaya dosen dan mahasiswa terhadap pejabat rektor kepada pihak yang berwajib.



“Merupakan sebuah tindakan yang sangat tidak patut bagi seorang pendidik mempersoalkan bahkan melaporkan kepada pihak yang berwajib tindakan para anak didiknya, yang sedang melakukan sikap kritis terhadap pimpinan kampus,” kata Prof Sedana dalam pernyataan sikap tertulisnya.

Pembantu Rektor I, kata Sedana, semertinya mengambil langkah solusi dengan meminta pejabat rektor mengundurkan diri. “Pejabat rektor telah terbukti gagal menciptakan iklim akademis yang kritis dan demokratis di ISI Denpasar,” kata Sedana. (dev)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami