Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Setiap Sore Air PDAM Mati
Bongan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Satu minggu belakangan ini warga Bongan, Kecamatan Tabanan selalu kekurangan air PDAM. Pasalnya setiap sore mulai dari pukul 17.00 Wita hingga pukul 19.00 dipastikan air PDAM di desa tersebut macet.
Akibat matinya Air PDAM jelang sore itu, sebagian warga terpaksa turun ke sungai untuk mandi . Hal itu terjadi sekitar satu minggu ini.
Seperti yang dikatakan salah satu warga Bongan Gede, Kamis (25/9) . Dikatakannya, kondisi matinya air PDAM sudah terjadi sekitar lima hari lalu. Dia pun merasa kecewa dengan matinya air menjelang sore hari .
"Kenapa air bisa mati, kalau mau melayani masyarakat, tolong dong PDAM berusaha agar pelayaan selalu prima," jelasnya.
Dia pun menegaskan, selaku masyarakat pihaknya tidak mau tahu dengan kondisi dan permasalahan yang dialami PDAM Tabanan, yang penting air bersih yang dipergunakan untuk memasak dan MCK tetap bisa terpenuhi.
"Kami hanya ingin pelayanan yang baik, kalau memang disebabkan karena debit air kecil, yah tolong diinformasikan kepada masyarakat," jelasnya.
Dia juga mengatakan kalau ada kebijakan dari PDAM Tabanan yang akan menaikan tarif, alangkah baiknya juga menginformasikan kepada warga.
Sementara itu Humas PDAM Tabanan IB Marjaya yang dihubungi terkait macetnya air PDAM di Bongan mengatakan masih ada perbaikan di sejumlah titik yang menuju Desa Bongan.
"Hal tersebut juga disebabkan karena debit air kecil akibat kemarau ini, dan kami minta masyarkat memakluminya," jelas Marjaya. (nod)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3788 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1731 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang