Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
Jero Mangku Dihajar Dua Pemuda
Penarukan
BERITABALI.COM, BULELENG.
Seorang Jero Mangku (pemimpin upacara agama Hindu) dihadang dua pemuda di Jalan Sam Ratulanggi, Kelurahan Penarukan, Kecamatan Buleleng, saat akan pulang dari Desa Alas Angker. Tanpa basa basi, 2 pemuda ini kemudian menghajar pemangku ini.
Peristiwa pengeroyokan yang menimpa Jero Mangku Alit Putra Wijaya (57) terjadi pada Minggu (28/9) dinihari, di lintasan Jalan Sam Ratulanggi Singaraja.
Baca juga:
NASA Bagikan Foto Jupiter Pertama JWST
Berdasarkan laporan di Mapolres Buleleng, kedua pelaku diketahui bernama Yudi (30) warga Kelurahan Penarukan dan Nengah (35) warga Desa Sangsit Kecamatan Sawan.
“Kita belum mengetahui secara pasti aksi penghadangan yang disertai dengan pengeroyokan dan penganiayaan yang dilakukan dua pemuda terhadap seorang jero mangku ini, sebab tersangka belum diperiksa dan korban sekarang tengah dalam proses pemeriksaan,†ungkap Perwira Humas Polres Buleleng, Kompol I Made Sudirsa.
Sementara dari laporan korban Jero Mangku Alit Putra Wijaya menyebutkan, sebelum peristiwa pemukulan ini terjadi, korban akan pulang ke rumahnya di Jalan Pulau Bali Kelurahan Kampung Baru.
Di pertengahan jalan korban dihadang dua pemuda Yudi dan Nengah. Tanpa basa-basi, Jero Mangku itu dihajar hingga mengakibatkan memar dan rasa sakit pada dahi.
Hingga kini korban mengaku masih belum mengerti kenapa dirinya menjadi korban pemukulan. (sas)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5998 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4679 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2658 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2320 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2235 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan