Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pemudik Sepi, Sampah Membludak

Gilimanuk

Senin, 29 September 2008, 14:04 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Setelah beberapa hari belakangan ini Pelabuhan Gilimanuk bergulat dengan puluhan ribu pemudik, Senin (29/9) antrean pemudik sudah tampak sepi. Namun antrean puluhan ribu pemudik yang terjadi beberapa hari yang lalu meninggalkan tebaran sampah yang cukup banyak di sekitar areal Pelabuhan Gilimanuk.

Pantauan di lapangan, sampah yang berserakan tampak terlihat di sekitar arel Pelabuhan Gilimanuk sampai di depan Kantor KP3 Gilimanuk yang jauhnya sekitar 1 km. Para warga di sekitar pelabuhan mengeluhkan tumpukan sampah tersebut, terutama botol minuman dari kaca yang kalau pecah dapat melukai siapa saja.



"Saya sangat terganggu dengan tumpukan sampah yang tersisa pasca membludaknya arus mudik," ujar Hendri (38), salah seorang warga Kelurahan Gilimanuk. Dirinya berharap agar sampah-sampah tersebut segera dibersihkan karena menurutnya jika sampah tersebut tidak segera dibersihkan akan mengganggu keindahan dan dapat menimbulkan penyakit. "Kalau tidak segera dibersihkan, disamping merusak pemandangan juga akan dapat menimbulkan bibit penyakit," tandasnya.



Agus, warga lainnya mengatakan sebagai sebuah rutinitas tahunan sebenarnya pihak-pihak terkait seharusnya sudah bisa mempersiapkan diri untuk menghadapi tumpukan sampah ini.



"Arus mudik ini kan rutin setiap tahun terjadi. Seharusnya pihak-pihak terkait sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi dampak dari panjangnya antrean ini, misalnya sampah yang bertumpuk," katanya. Dirinya juga mengharapkan agar tumpukan sampah tersebut segera dibersihkan. (dey)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami