Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
Kayu Hanyut di Muara, Diduga Hasil Illegal Logging
Pengambengan
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Hujan lebat yang mengguyur wilayah Jembrana, Senin (6/10) malam hingga Selasa (7/10) siang membuat sekitar beberapa meter kubik kayu tak bertuan, yang diduga hasil illegal logging hanyut hingga terdampar sekitar Muara Pengambengan. Kontan, kayu-kayu ini menjadi rebutan warga di sekitar lokasi tersebut.
Informasi yang dihimpun di Muara Pengambengan, kayu-kayu yang hanyut melalui sungai Ijogading ini diduga merupakan hasil illegal logging yang oleh pelakunya diletakkan di hulu sungai dengan maksud untuk dihanyutkan mengikuti arus sungai Ijogading kemudian diambil di suatu tempat.
Dengan demikian, pelaku illegal logging tidak perlu mengangkut kayu-kayu tersebut ke pinggir hutan yang sangat beresiko diciduk aparat. "Mungkin ini kayu jarahan dari hutan yang oleh pelakunya diletakkan di hulu sungai untuk dihanyutkan menuju ke suatu tempat kemudian diambil oleh pelakunya," kata seorang warga Pengambengan.
Sejak dini hari, warga di sekitar Muara Pengambengan sudah mengambil kayu-kayu yang hanyut itu sampai akhirnya ludes pada 07.30 pagi tadi.
Kehadiran kayu-kayu tak bertuan itu juga membuat tukang angkat ikan dari perahu (tukang panol) tidak berani turun dari perahu lantaran air sungai yang masuk di Muara Pengambengan dengan membawa kayu-kayu tersebut cukup deras.
"Kayu-kayu tersebut sudah diambil warga sejak dini hari karena mereka tahu ada beberapa kayu yang ukurannya besar dan bagus untuk bahan bangunan," kata warga lainnya. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 854 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 782 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 768 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 399 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 396 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun