Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Tokoh Masyarakat Pulukan Mengaku Tidak Tahu
Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kasus penebangan kayu di hutan lindung yang dilakukan oleh Perbekel Pulukan, I Wayan Armawa rupanya tanpa persetujuan oleh tokoh masyarakat maupun BPD. Padahal Armawa pernah menyampaikan kalau penebangan kayu tersebut sudah atas persetujuan BPD dan tokoh masyarakat.
Ujang Herman, salah seorang anggota BPD Pulukan mengungkapkan sejak awal pihaknya tidak pernah dilibatkan terkait dengan penebangan kayu di hutan lindung dengan maksud untuk rehab balai desa sehingga selanjutnya pihaknya tidak mau dilibatkan.
"Saya selaku anggota BPD tahunya malah dari koran. Karena sejak awal kami tidak dilibatkan tapi kok setelah ada kasus nama kami dibawa-bawa," katanya. Ujang juga menyampaikan BPD dan tokoh-tokoh masyarakat sama sekali tidak tahu adanya kejadian itu. "Kalau dari media dikatakan penebangan kayu di hutan lindung sudah atas persetujuan BPD dan tokoh masyarakat, itu tidak benar. BPD dan tokoh masyarakat sama sekali tidak tahu hal itu," tandasnya.
Mohamad Tohir, anggota BPD lainnya mengungkapkan dalam hal penebangan kayu di hutan lindung tersebut, sama sekali tidak pernah diadakan rapat dengan BPD apalagi dengan tokoh masyarakat. "Apa yang dikatakan perbekel di koran itu tidak benar hanya rekayasanya, padahal sebagian besar anggota BPD tidak pernah tahu," tandasnya.
Sumarna, salah seorang tokoh masyarakat Pulukan menyayangkan tindakan yang dilakukan perbekel tersebut apalagi dengan membawa nama-nama masyarakat. "Masyarakat Pulukan yang tidak tahu hal tersebut ikut dibawa-bawa. Saya mohon ada tindakan yang lebih jelas dari pihak yang berwenang," ujarnya.
Sukarma, tokoh masyarakat lainnya mengaku tidak tahu mengapa dalam perjalanan proyek rehab tersebut ada penebangan hutan lindung. "Setelah ada masalah, baru kami diikutkan dengan cara merapatkan warga di beberapa dusun. Kami tidak terima dengan apa yang dilakukan Perbekel tersebut," ucapnya. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3894 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2862 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2044 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2000 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1805 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun