Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Tokoh Masyarakat Pulukan Mengaku Tidak Tahu
Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kasus penebangan kayu di hutan lindung yang dilakukan oleh Perbekel Pulukan, I Wayan Armawa rupanya tanpa persetujuan oleh tokoh masyarakat maupun BPD. Padahal Armawa pernah menyampaikan kalau penebangan kayu tersebut sudah atas persetujuan BPD dan tokoh masyarakat.
Ujang Herman, salah seorang anggota BPD Pulukan mengungkapkan sejak awal pihaknya tidak pernah dilibatkan terkait dengan penebangan kayu di hutan lindung dengan maksud untuk rehab balai desa sehingga selanjutnya pihaknya tidak mau dilibatkan.
"Saya selaku anggota BPD tahunya malah dari koran. Karena sejak awal kami tidak dilibatkan tapi kok setelah ada kasus nama kami dibawa-bawa," katanya. Ujang juga menyampaikan BPD dan tokoh-tokoh masyarakat sama sekali tidak tahu adanya kejadian itu. "Kalau dari media dikatakan penebangan kayu di hutan lindung sudah atas persetujuan BPD dan tokoh masyarakat, itu tidak benar. BPD dan tokoh masyarakat sama sekali tidak tahu hal itu," tandasnya.
Mohamad Tohir, anggota BPD lainnya mengungkapkan dalam hal penebangan kayu di hutan lindung tersebut, sama sekali tidak pernah diadakan rapat dengan BPD apalagi dengan tokoh masyarakat. "Apa yang dikatakan perbekel di koran itu tidak benar hanya rekayasanya, padahal sebagian besar anggota BPD tidak pernah tahu," tandasnya.
Sumarna, salah seorang tokoh masyarakat Pulukan menyayangkan tindakan yang dilakukan perbekel tersebut apalagi dengan membawa nama-nama masyarakat. "Masyarakat Pulukan yang tidak tahu hal tersebut ikut dibawa-bawa. Saya mohon ada tindakan yang lebih jelas dari pihak yang berwenang," ujarnya.
Sukarma, tokoh masyarakat lainnya mengaku tidak tahu mengapa dalam perjalanan proyek rehab tersebut ada penebangan hutan lindung. "Setelah ada masalah, baru kami diikutkan dengan cara merapatkan warga di beberapa dusun. Kami tidak terima dengan apa yang dilakukan Perbekel tersebut," ucapnya. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3366 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 1444 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 801 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan