Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Nenek dan Kakek Terlibat Duel dengan Celurit
Cempaga
BERITABALI.COM, BULELENG.
Gara-gara saling pandang, seorang nenek dan kakek terlibat duel di Buleleng. Sang kakek menghajar si nenek dengan bogem mentah. Sementara Si nenek membalas dengan tebasan celurit. Ciatttt.......
Setelah duel, kedua nenek dan kakek ini sama-sama melapor ke polisi. Rabu (8/10) kedua warga Desa Cempaga itu saling lapor ke Mapolsektif Banjar.
Peristiwa saling lapor di Mapolsektif Banjar itu berawal saat Ketut Tuiasih alias Tutit (50) tengah berjalan di lintasan jalan desa di Desa Cempaga, sedangkan sang Kakek, Wayan Konten (60) mengendarai sepeda motor.
Ketika sang nenek dan kakek itu berpapasan keduanya saling pandang hingga kemudian memunculkan ketersinggungan dan salah paham, hingga kemudian berakhir dengan perang mulut.
“Setelah terjadi perang mulut, Wayan Konten emosi dan memukul sang nenek Ketut Tuiasih. Pukulan itu kemudian dibalas dengan sabetan celurit yang mengenai paha kiri sang kakek, hingga mengakibatkan luka serius,†ungkap Perwira Humas Polres Buleleng, Kompol I Made Sudirsa.
Dari hasil pemeriksaan polisi belum diketahui motif permasalahan peristiwa tersebut, namun diperkirakan antara nenek dan kakek itu memang memiliki dendam ataupun permasalahan.
†Aksi ini dilakukan kemungkinan akibat dendam lama dan kemudian mereka saling bertemu dan terjadilah peristiwa tersebut,†ujar Sudirsa.
Dari peristiwa penganiayaan itu polisi hanya mengamankan sebilah celurit yang digunakan untuk menebas sebagai barang bukti, sedangkan para pelaku baik aksi pemukulan dan penebasab belum diamankan karena masih memfokuskan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. (sas)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3798 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1741 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang