Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Warga Bangun Liman Trauma Longsor Susulan
Blahbatuh
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Pasca banjir dan longsor di Desa Blahbatuh Gianyar, warga setempat mengaku masih diliputi rasa cemas dan trauma. Mereka cemas banjir susulan akan datang dan kembali menimbulkan tanah longsor dan merusak rumah mereka.
Banjir dan longsor yang mengakibatkan amblasnya sebuah rumah di Dusun Bangun Liman, Desa Buruan, Blahbatuh, Gianyar, masih menyisakan trauma mendalam bagi pemilik rumah dan juga warga yang tinggal di sepanjang aliran sungai.
Warga cemas banjir susulan yang lebih besar akan datang dan mengakibatkan longsor pada bangunan rumah mereka.
Nyoman Ginarti, pemilik rumah yang amblas terkena terjangan banjir mengaku masih trauma tinggal di rumah yang ditempatinya sekarang. Bersama suami dan anaknya yang masih kecil ia berencana pindah ke tempat lain yang lebih aman.
"Saya akan pindah saja, masih trauma tinggal di sini," kata Nyoman.
Pasca banjir dan tanah longsor di Desa ini, warga dibantu aparat TNI dari Kodim Gianyar membersihkan puing-puing rumah yang amblas diterjang air bah. Hingga kini warga yang menjadi korban mengaku belum mendapat bantuan dari pemerintah setempat.
Hujan lebat sejak dinihari yang terjadi kemarin, mengakibatkan sejumlah air sungai di Gianyar meluap.
Air sungai yang meluap kemudian menerjang sebuah rumah warga di Blahbatuh Gianyar hingga amblas ke daerah aliran sungai.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3353 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 1061 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 796 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan