Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Ditabrak Majikan, Buruh Petik Mangga Tewas
Penyabangan
BERITABALI.COM, BULELENG.
Seorang buruh petik buah mangga tewas setelah terjepit di antara mobil yang mengangkut buah mangga dengan sebatang pohon mangga di Desa Penyabangan, Kecamatan Gerokgak.
Upaya pertolongan yang dilakukan sejumlah warga terhadap I Gusti Putu Mangku (16) yang sehari-hari sebagai pemetik buah mangga tidak membuahkan hasil.
Dalam perjalanan ke Rumah Sakit, korban Gusti Putu Mangku tewas setelah terjepit di antara mobil dan pohon mangga di Desa Penyabangan Kecamatan Gerokgak. Kamis (9/10) Saudagar Mangga, Wahyuni, (35) yang tidak lain Boss korban ditetapkan menjadi tersangka.
“Musibah yang menimpa korban berawal saat, korban I Gusti Putu Mangku berada di atas mobil. Namun tiba-tiba, pelaku, Wahyuni memundurkan mobil dan menabrak pohon, hingga korban terjepit di antara mobil dan batang pohon mangga,†ungkap Kapolsektif Gerokgak, AKP. Nyoman Kartika.
Sebelum peristiwa itu terjadi, korban dan pelaku bersama sejumlah pemetik buah mangga lainnya memetik mangga yang telah dibeli oleh pelaku.
“Namun saat memundurkan mobil, pelaku tidak mengetahui korban berada di atas mobil,†ujar Kartika.
Korban yang terjepit dengan hentakan keras itu mengalami luka serius pada bagian dada. Upaya menyelamatkan korban yang dilakukan sia-sia saja, sebab dalam perjalanan, korban menghembuskan nafas terakhirnya,
Wahyuni akhirnya ditahan di Mapolsektif Gerokgak dengan tuduhan telah melakukan kelalaian hingga mengakibatkan orang meninggal dunia. (sas)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3805 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1747 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang