Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 12 Juni 2026
Memalukan! "Istri" Sang Kakek Hamil 5 Bulan
Singaraja
BERITABALI.COM, BULELENG.
Masih ingat dengan peristiwa memalukan berupa persetubuhan manusia dengan hewan (Gamya Gamana) di Desa Julah, Kecamatan Tejakula yang dilakukan Nengah Sutarya (70)? Senin (20/10) akan dilakukan Upacara Ngerarung oleh Desa Adat Julah, karena Sapi yang diajak berhubungan tersebut hamil 5 bulan.
“Memang dulu kesepakatannya Desember, tapi karena warga khawatir dengan kehamilan sapi sudah 5 bulan, akhirnya upacara ngerarung itu harus segera dilaksanakan dan besok kita akan lakukan,†ungkap Kepala Desa Pakraman Julah, Ketut Sidemen.
Upacara yang digelar hanya upacara ngerarung, sedangkan upacara balik sumpah tetap digelar Desember mendatang. “Karena ini sudah kesepakatan, maka upacara balik sumpah tetap dilaksanakan Desember. Sekarang upacara ngerarung dulu, karena sudah mendesak,†ujar Sidemen.
Dalam upacara ngerarung, Sapi Betina yang telah mengadung 5 bulan itu bakal dihias layaknya wanita cantik kemudian di buang di tengah laut, sedangkan Nengah Sutarya hanya membuang pakaian yang dikenakan sebagai simbolis menghilangkan aib.
Menurut rencana, upacara tersebut bakal diawali di lokasi kejadian persetubuhan dengan membakar gubuk kandang sapi. Setelah itu dilanjutkan membawa Sapi Betina dan Sutarya menunju ke tengah laut.
Sebelumnya, sebuah musibah yang menjadi aib bagi warga Desa Julah terjadi awal Agustus lalu, dimana Nengah Sutarya kepergok seorang warga dalam keadaan telanjang sedang melakukan persetubuhan dengan sapi betina milik keponakannya.
Akibat perbuatan Kakek Sutarya itu, Desa Pakraman Julah dalam paruman atau pertemuan warga telah memutuskan untuk melakukan upacara “pecaruan balik sumpah†untuk membersihkan desa dan agar perbuatan serupa tidak terulang lagi dimana semua biaya dibebankan kepada keluarga Sutarya. (sas)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli