Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Belum Mundur, Caleg Perangkat Desa Akan Dicoret

Negara

Selasa, 21 Oktober 2008, 16:21 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

KPUD Jembrana tidak akan mentolerir jika nantinya setelah tanggal 26 Oktober ini, masih ada partai politik (parpol) yang mengajukan calon legislatif (caleg) yang masih berstatus aktif sebagai perangkat desa. Caleg tersebut terpaksa akan disingkirkan dari Daftar Calo Tetap (DCT).



Hal tersebut disampaikan Ketua KPUD Jembrana, Wahyu Diantara saat mengadakan pertemuan dengan pimpinan seluruh parpol yang ada di Jembrana, Selasa (21/10) di Kantor KPUD Jembrana.

"Kami tidak akan mentolerir jika ada caleg yang masih tercatat menjadi perangkat desa sebagai kepala urusan (kaur), kepala lingkungan (kaling) maupun kepala dusun (kadus) yang belum mengundurkan diri," katanya.


Wahyu menegaskan surat pengunduran diri ini harus sudah diterima sebelum pengumuman DCT pada 26 Oktober nanti. "Sebelum pengumuman DCT harus sudah melampirkan surat pengunduran diri, jika masih belum ada, akan kami coret. Kalau perbekel cukup melampirkan surat pengunduran diri sementara sesuai dengan aturan yang ada," tandasnya.



Untuk itu, kata Wahyu, pihaknya berharap agar semua parpol bisa memanfaatkan waktu sampai tanggal 26 Oktober ini untuk menarik calegnya jika bermasalah.

"Jangan sampai sudah ditetapkan dalam DCT baru menarik calegnya karena hal tersebut sudah tidak memungkinkan lagi," harapnya.

Di sisi lai, Wahyu juga mengatakan sampai saat ini jumlah caleg yang terdaftar sebanyak 391 orang sedangkan jumlah pemilih tetap mencapai 202.455 orang. (dey)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami