Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 13 Juni 2026
Sinta Diculik di Pantai Kuta
BERITABALI.COM, BADUNG.
Epos Ramayana tak kenal jaman untuk dikenal terutama filsafat dan ajaran yang dipakai pandangan hidup selama ini. Pegelaran even Kuta Karnival (KK) kembali memanfaatkan seni pertunjukan sendratari dengan mengangkat cerita Ramayana kepada pengunjung setia Pantai Kuta.
Antusias wisatawan asing maupun lokal begitu tinggi menikmati pegelaran seni terkait KK 2008, menjelang sunset di Pantai Kuta, Rabu (22/10).
Cerita Ramayana yang dipentaskan mengambil lakon Sinta Kepandung dengan jumlah penari 20 orang. Pentas ini diiringi tabuh persembahan Sanggar Tari Bali Kipas Kuta pimpinan A.A Gde WIrawan.
Diceritakan Prabu Rama Dewa sedang bersenang senang di tengah hutan bersama istri Dewi Sinta dan adiknya Raden Laksamana. Saat itu Raja Rahwana juga bermain main ditengah hutan , Rahwana heran melihat kecantikan Dewi Sinta. Maka timbullah niat jahatnya untuk merebut Sinta dari Prabu Rahwana.
Rahwana mengutus patih Merica guna merubah wujud menjadi seekor Kijang emas, melihat kijang tersebut Dewi Sinta tertarik dan ingin memiliki memeliharannya. Saat asyik sang Rama memburu kijang, Rahwana memanfaatkan Dewi Sinta ditinggal suaminya, untuk dilarikan dengan merubah wujud menjadi seorang pendeta. Dewi Sinta langsung dilarikan ke Alengka .
Cerita yang dibawakan dalam bentuk sendratari ini memukau pengunjung yang memadati pantai Kuta. Sembari mengiringi matahari tenggelam perlahan-lahan, pengunjung menikmati suguhan seni pertunjukan yang senantiasa ditunnggu tunggu dalam even KK setiap tahun.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli