Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Warga Tabanan Kelimpungan Nyamsat

Kamis, 23 Oktober 2008, 17:58 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, TABANAN.

Terbitnya surat edaran Gubernur Bali terkait teknis nyamsat membuat beberapa warga Tabanan kelimpungan. Seperti yang dialami Kadek Kaduk asal Belalang, Kediri Tabanan.


Dia harus mencari pemilik pertama sepeda motor Easy yang dibelinya enam bulan lalu. Entah sudah dari tangan keberapa dia membeli sepeda motornya itu. Yang jelas pemilik pertamanya berasal dari Legian, Kuta, Badung.

 


Celakanya lagi, dia baru mengetahui ada aturan baru saat membayar pajak sepeda motor yang mengharuskan menggunakan KTP asli pemiliknya.


"baru kemarin saya tahu atauran itu, sedangkan hari ini saya harus nyamsat," jelasnya Kamis (23/10). Karena tidak ingin kena denda, dia pun berusaha mencari alamat pemilik pertama sepeda motornya.

 


Meski tidak begitu tahu daerah Legian, dia nekat mencari alamat pemilik pertama sepeda motornya. Alamat yang tercantum di BPKP pun dengan susah payah dicarinya. Setelah ketemu alamat yang dicari. Ternyata penderitaannya belum usai, pasalnya orang yang dicari tidak ada di alamat tersebut.

 


"Ternyata pemiliknya sudah pindah, karena dia dulu tinggal ngontrak di Legian, dan cari KTP disana, menurut keterangan orang yang saya temui di alamat itu, pemilik pertama sepeda motor yang saya samsat ini sekarang sudah tidak tinggal disana lagi,"jelasnya dengan nada kesal.


Tidak mau ambil pusing dia pun mengurungkan niatnya nyamsat sepeda motornya. "sudah habis biaya banyak untuk ngurus, tidak ketemu lagi. Biarlah kena denda, mau gimana lagi terpaksa balik nama,"pungkasnya dengan raut muka cemberut.

 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/sin



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami