Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Dianggap Berhianat, Joni Direcall dari F-PDIP

Kamis, 30 Oktober 2008, 14:45 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, TABANAN.

Bak kacang lupa akan kulitnya, mungkin begitulah ungkapan yang paling tepat ditujukan kepada I Made Joni Darmawan. Dia yang masih aktif menjadi anggota F-PDIP, kini malah namanya muncul dalam DCT (daftar calon tetap) caleg PNIM di daerah pemilihan II (kecamatan Pupuan-Selemadeg).

 

Karena dianggap berhianat pada partai, Joni pun direcall dari F-PDIP dan dipecat dari PDIP partai yang membesarkannya. Pemecatan Joni sekaligus perecallannya diungkapkan oleh Sekretaris DPC PDIP Tabanan I Wayan Sukaja, Kamis (30/10). Sukaja mengatakan berdasarkan hasil rapat pimpinan partai memutuskan memecat Joni dari keanggotaan PDIP.

Pemecatan itu didasari munculnya nama Joni dalam DCT PNIM, yang merupakan pelanggaran keras terhadap partai. Dengan dipecatnya Joni dari keanggotaan partai, secara otomatis jJoni direcall dari F-PDIP dan diberhentikan menjadi anggota DPRD Tabanan.

"Memang benar Joni kami tarik karena melanggar ketentuan partai. Surat pemecatannya telah ditandatanani ketua DPC PDIP (I Made Sudana) dan saya sendiri selaku sekretaris," jelas Sukaja seraya mengatakan langkah pemecatan Joni merupakan jalan terbaik bagi induk partai.

 

Perlu diketahui, Joni yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Ketua PAC PDIP Pupuan diberhentikan ditengah jalan oleh DPD PDIP. Pertimbangannya karena sebagian besar anak ranting di Pupuan menginginkan Joni turun dari jabatannya dan memosi tidak percaya terhadap kepemimpinan Joni.

Sebagian besar anak ranting menyatakan Joni sebagai ketua PAC tidak pernah berada di Pupuan sehingga mesin partai mandeg. Bahkan Joni pun dianggap tidak pernah turun ke masyarakat. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/sss



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami