Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Lagi, Kompor Meledak Makan Korban

Minggu, 2 November 2008, 18:36 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, GIANYAR.

Kejadian kompor meledak kembali terjadi, kali ini yang menjadi korbannya I Made Sara (52), asal Pejeng Kawan, Tampaksiring. Sara harus dilarikan ke RS Sanjiwani sebelum dirujuk ke RS Sanglah karena luka baker grade II yang dideritanya.

 

Kejadian ini sendiri terjadi Minggu (2/11), sekitar pukul 08.00 pagi. Saat itu, korban hendak memasukan batok kelapa ke atas wajan. Saat itu dia tidak sadar kompor gas yang ada di dapur miliknya bocor.

Selanjutnya, tubuh korban disambar hingga mengalami luka pada sekujur tubuhnya. Anak korban Ni Made Lati menyebutkan, ayahnya tidak menyangka akan kejadian tersebut. Bapak saya sempat pingsan, dan kami sangat panik dengan kejadian ini, ujarnya.

Tim medis RS Sanjiwani dr Bagus Basuki menyebutkan korban mengalami luka baker grade II. Korban langsung dirujuk ke Rs Sanglah sekitar pukul 10.00.

Sebelumnya, dua orang yang tinggal dijalan Astina wilayah Kelurahan Bitera Gianyar juga menderita luka baker. Kedua korban tersebut adalah Kukuh, 24 dan Putiah, 35. Keduanya kini menjalani rawat inaf di sal Bima RS Sanjiwani.

Kejadiannya berawal ketika pagi kemarin Putiah hendak memasak didapur mengunakan kompor. Saat menyalakan api, Putiah tidak sadar ada bensin disampingnya. Jilatan api langsung menyambar bensin dan menyembur ke tubuh korban. Korban langsung terbakar. Saat itu disamping korban ada Kukuh adik kandungnya. Kukuh tidak bisa menghindar sehingga ikut terbakar disekujur tubuhnya.

 

Untung saja kejadian tersebut tidak menyebabkan rumah yang mereka tempati terbakar. Karena keterbatasan biaya kedua korban yang asal Jawa itu menolak dirawat di RS Sanglah. Mereka tetap dirawat di Rs Sanjiwani

Keduanya mengalami luka bakar diatas 20 persen, kami sedang merawat mereka, ujar tim medis RS terbesar di Gianyar itu .

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/eps



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami