Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Sudah Mengarah Kepada Unsur Pidana
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kasus illegal logging yang melibatkan Perbekel Pulukan, I Wayan Armawa dinilai telah memenuhi unsur-unsur pidana. Saat ini Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Kehutanan masih menunggu perintah dari Dinas Kehutanan Propinsi Bali untuk menindaklanjuti kasus tersebut.
Demikian dikatakan Agus Sugiyanto, salah seorang PPNS Kehutanan yang menangani kasus tersebut saat menjawab pertanyaan 10 masyarakat Pulukan, Pekutatan yang menanyakan proses kasus tersebut, Senin (3/11).
Menurut Agus, untuk menindaklanjuti kasus illegal logging yang dilakukan oleh Perbekel Pulukan, I Wayan Armawa pihaknya terlebih dulu melakukan penyelidikan.
"Kita lakukan penyelidikan dulu sebelum masuk ke penyidikan mengingat kasus ini lebih dulu diketahui oleh media ketimbang Resort Pengamanan Hutan (RPH). Penyelidikan ini makan waktu kira-kira 5 hari," terangnya.
Lanjut Agus, setelah hasil penyelidikan ini dilaporkan kepada Dinas Kehutanan Propinsi Bali, seminggu kemudian turun surat perintah penyidikan. "Berbekal surat tersebut, kami telah memanggil 7 orang yang terlibat dengan status sebagai saksi. Selain itu, kami juga telah mengamankan barang bukti," jelasnya.
Agus menyimpulkan dari hasil penyidikan yang dilakukannya diketahui kasus tersebut sudah memenuhi unsur-unsur pidana. "Kesimpulan yang kami dapatkan dari penyidikan tersebut, kasus ini telah memenuhi unsur-unsur pidana," tegasnya.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5890 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4618 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2590 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2231 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2207 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan