Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Potong Leher Karena Tersinggung Disebut Maling
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Aparat kepolisian Polres Gianyar hanya membutuhkan waktu satu hari untuk menangkap pelaku pembunuhan dengan mutilasi di Blahbatuh Gianyar. Pelaku pembunuhan ternyata sahabat karib korban yang merasa tersinggung dengan perkataan korban, yang menyebut dirinya maling.
Pelaku pembunuhan ini, Sido Utomo alias Edo, dibekuk anggota Reskrim Polres Gianyar di rumah pacarnya di Desa Kecicang Kabupaten Karangasem. Tanpa perlawanan, Edo kemudian dibawa ke Mapolres Gianyar untuk diperiksa secara intensif.
Dalam pemeriksan, Edo mengaku membunuh korban karena merasa tersinggung setelah disebut maling dan penipu oleh korban. Pelaku disebut maling karena terlambat mengembalikan motor yang disewanya dari korban.
Percekcokan mulut akhirnya berkembang menjadi duel tangan kosong. Setelah terlibat perkelahian sengit di dalam kamar kos pelaku, korban akhirnya tewas setelah dicekik pelaku.Setelah korban meninggal, pelaku kemudian memotong leher korban dengan sebilah pisau dapur.
Karena tidak bisa muat masuk ke dalam karung, ya sudah, saya potong aja kepalanya pakai pisau,†kata Edo dengan ekspresi tenang dan dingin.
Dari keterangan pelaku, polisi akhirnya berhasil menemukan potongan kepala korban. Potongan kepala ini ditemukan di sebuah sumur tua di daerah Penamparan Denpasar.
Menurut Kapolres Gianyar AKBP Nyoman Astawa, pengungkapan kasus ini berawal dari laporan warga di tempat kos korban di daerah jalan Gatot Subroto Barat Denpasar.
Ada warga yang melaporkan bahwa korban Rizki tidak kembali setelah dijemput si Edo. Dari pengembangan jajaran Reskrim, pelaku pembunuhan ini akhirnya berhasil kita tangkap,†kata Nyoman Astawa, hari ini (4/11)
Usai ditangkap, pelaku pembunuhan ini selanjutnya akan diperiksa kesehatan jiwanya. “Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan kesehatan jiwa pelaku, karena saat diperiksa pelaku terkesan tenang dan dingin tanpa penyesalan,†jelas Kapolres.
Reporter: bbn/sss
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5948 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2643 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2288 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2226 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan