Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Adu Jangkrik Dengan Bus, PNS Dishub Tewas

Minggu, 9 November 2008, 20:52 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada Dinas Perhubungan Kabupaten Buleleng tewas dalam perjalanan menuju rumah kecelakaan adu jangkrik dengan sebuah bus yang datang dari arah berlawanan.

 

Peristiwa laka lantas yang terjadi di Jalan Singaraja Gilimanuk, tepatnya di Desa Banjarasem Kecamatan Seririt mengaklibatkan Made Oka Wijaya Kusuma, (50) PNS pda Dinas Perhubungan Kabupaten Buleleng yang mengendarai sepeda motor Dinas DK 3747 U tewas akibat pendarahan dan patah tulang pada tangan, sementara yang dibonceng Putu Mahayasa (40) Pegawai Honor di Dinas Perhubungan mengalami luka serius dan dirawat di Rumah Sakit Paramasidhi Singaraja, sedangkan pengemudi Bus DK 9201 UA, Ketut Kaca Suarta (49) dalam keadaan selamat dan hingga Minggu (9/11) masih diamankan polisi.

Laka lantas adu jangkrik itu terjadi itu, saat keduanya datang dari arah berlawanan, dimana korban dengan sepeda motor berplat merah mengambil haluan terlalu kekanan, sehingga menabrak bus yang datang dari arah berlawanan,” ungkap Kanit Laka Sat Lantas Polres Buleleng, Ipda. Eko Iskandar.

Oka Wijaya Kusuma yang beralamat di Desa Pemaron Kecamatan Buleleng dan Putu Mahayasa warga Desa Anturan saat menabrak bus yang dikemudikan Kaca Suarta, warga Desa Sumberkima Kecamatan Gerokgak terpental,” lantaran tidak mengenakan helm pengaman kerena berpakaian adat mengakibatkan benturan pada bagian kepala hingga mengalami pendarahan,” papar Eko Iskandar.

 

Sehari sebelumnya peristiwa laka lantas serupa juga terjadi di lintasan jalan Desa Pejarakan Kecamatan Gerokgak juga terjadi laka lantas yang melibatkan sepeda motor DK 2953 SC yang dikendarai Made Artawan (19) warga Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak dengan DK 3464 SE yang dikemudikan Komang Agus Pariasa (20) warga Desa Pemuteran yang membonceng Komang Suardana (18).

Akibat adu jangkrik dua sepeda motor itu, Komang Agus Pariasa tewas dilokasi peristiwa akibat patah tulang leher, sedangkan yang dibonceng Komang Suardana mengalami luka robek pada lutut, sementara lawannya, Made Artawan mengalami patah rahang bawah dan patah gigi depan. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/sas



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami