Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Balapan Liar di Negara Makin Resahkan Warga
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Aksi balapan liar (trek-trekan) rupanya makin meresahkan masyarakat sehingga pihak kepolisian merasa perlu menggandeng pecalang untuk menghentikan aksi liar tersebut. Keresahan masyarakat itu juga dipicu seringnya aksi nekad yang dilakoni anak muda ini, menelan korban jiwa.
Diliriknya pecalang oleh pihak kepolisian lantaran pecalang bernaung di bawah lembaga adat yang diatur dengan awig-awig sehingga diharapkan aksi liar ini bisa ditekan seminimal mungkin.
Kasat Lantas Polres Jembrana, AKP Wahyu Tri Cahyono, Selasa (25/11) mengatakan dengan melibatkan pecalang para pelaku aksi trek-trekan ini diharapkan bisa sadar karena dilakukan dengan pendekatan adat
"Kita berupaya untuk menekan aksi trek-trekan ini yang salah satunya dengan pendekatan adat, yakni dengan melibatkan pecalang. Dengan demikian, diharapkan para pelaku aksi liar ini bisa sadar," terang Wahyu.
Selain itu, kata Wahyu, untuk menekan makin banyaknya korban jiwa akibat laka lantas di jalur setan, pihaknya akan membuat berbagai kajian dan rekayasa lalu lintas.
"Sebenarnya yang terpenting untuk menekan angka lakalantas adalah kesadaran masyarakat," tandasnya.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 736 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan