Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Bos Perahu Pergi Haji, Ratusan Juta Amblas

Kamis, 27 November 2008, 21:07 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Nasib sial menimpa H Malkan (45), seorang juragan perahu warga Loloan Timur, Negara. Rumahnya di bilangan Jalan Gunung Agung 81A Negara kemasukan maling dan berhasil membawa kabur hartanya senilai ratusan juta rupiah. Ini terjadi saat dia dan istrinya, Bariroh, berangkat naik haji.

 

Informasi di TKP, sebelum berangkat haji untuk kedua kalinya, pintu rumahnya sudah terkunci. H. Malkan dan istrinya berangkat menuju Gilimanuk yang diantarkan oleh segenap kerabatnya.

Sesampainya di rumah seusai mengantar H. Malkan dan istrinya, Maftuh (30), ipar H. Malkan, yang masuk ke rumah Malkan untuk mengambil handphone Sony Ericcson W850i miliknya terkejut lantaran melihat atap di bagian timur di atas ruang tamu jebol.

Tidak hanya itu saja, Maftuh juga terkejut melihat pintu almari pakaian di kamar kakak iparnya menganga serta perhiasan emas, uang tunai dan kartu ATM yang disimpan di dalamnya ludes.

"Rumah kakak ipar saya ini memang sedang kosong ditinggal berangkat haji," ujar Maftuh, Kamis (27/11).

Sejatinya, lanjut Maftuh, dirinya sudah merasa tidak enak lantaran dirinya merasa ada yang tidak beres. Kekhawatiran tersebut semakin memuncak manakala saat dia menghubungi HPnya yang tertinggal di rumah Malkan dalam kondisi tidak aktif.

"Padahal saat saya taruh, HPnya dalam kondisi aktif. Saya semakin curiga kalau ada yang tidak beres," terangnya.Akhirnya kekhawatiran Maftuh terjawab saat dia langsung menuju rumah kakak iparnya seusai mengantar Malkan.

"Begitu membuka pintu, saya kaget karena plapon di atas ruang tamu dan kamar tidur H. Malkan jebol serta isinya berantakan," ucapnya.

 

Akibat kejadian ini, lanjut Maftuh, kakak iparnya menderita kehilangan kalung dan bandulnya seberat 130 gram, 2 gelang masing-masing seberat 35 gram dan cincin seberat 7 gram, kartu ATM dan uang tunai Rp.14 ribu ditambah HP Sony Ericcson miliknya.

Total kerugian akibat ulah pencuri yang diduga lebih dari seorang mencapai Rp.225 juta. "Saya sudah laporkan kejadian ini ke Polres Jembrana. Sedangkan kakak ipar saya belum saya hubungi agar konsentrasinya berangkat haji tidak terganggu," ungkapnya.

Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP I Wayan Sinaryasa, seizin Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Astawa ketika dikonfirmasi Kamis (27/110 membenarkan terjadi pencurian dengan pemberatan (curat) di rumah H Malkan yang dilaporkan oleh Maftuh.

"Dari hasil olah TKP diketahui kalau pencuri masuk dengan menjebol atap dan plafon di atas ruang tamu rumah korban. Setelah berhasil menjarah harta korban senilai ratusan juta, pelaku kabur melalui jalan yang sama," ungkapnya.

Sinaryasa menduga, maling yang sedang dalam pengejaran ini, sebelum beraksi sudah mengintai rumah korban dan begitu mengetahui rumah tersebut kosong, maling langsung beraksi.

"Maling tersebut beraksi setelah tahu kalau rumah tersebut kosong dan situasi di sekitarnya juga sepi sehingga melihat saat maling itu beraksi, begitupula saat kabur," terangnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami