Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




14 Warga Lokapaksa Keracunan Ikan Swat

Sabtu, 29 November 2008, 15:57 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Empat belas warga Desa Lokapaksa Kecamatan Seririt hingga Sabtu (29/11) masih menjalani perawatan secara intensif, setelah merasakan mual dan pusing serta muntah-muntah akibat keracunan ikan swat.

 

Keempat belas warga yang merupakan satu keluarga besar di Desa Lokapaksa mengalami gejala keracunan setelah mengkonsumsi ikan jenis Swat yang diolah dengan digoreng dan dibuat sayur kuah

Setelah membeli ikan dan dimasak kami sekelurga makan bersama, namun tiba-tiba setelah makan, muncul rasa mual dan kepala pusing kemudian muntah-muntah serta jantung berdebar,” ungkap Made Arya Swarjana (24) yang masih dirawat dengan instensif.

Peristiwa keracunan ikan yang menimpa 14 warga Desa Lokapaksa tersebut kontan mengegerkan warga setempat, bahkan secara bertahap korban keracunan dilarikan ke Klinik Wijaya Kusuma di Seririt.

Beberapa korban diantaranya yang tidak bisa ditanggani Tim Medis Klinik Wijaya Kusuma terpaksa dilarikan ke RSUD Kabupaten Buleleng.

 

Laporan keracunan ikan ini sudah kami terima dan polisi masih melakukan penyelidikan dan penyidikan asal muasal ikan tersebut, kita masih menunggu keterangan korban karena masih diberikan pertolongan medis,” ungkap Kapolsektif Seririt, AKP. Ketut Naya.

Hingga sabtu sore, keempat belas korban keracunan ikan jenis swat tersebut masih menjalani perawatan secara intensif di RSUD Kabupaten Buleleng dan Klinik Wijaya Kusuma Seririt.

Sedangkan Unit Reskrim Polsektif Seririt masih melakukan penyelidikan terhadap asal ikan yang dibeli tersebut termasuk menyita beberapa sisa potongan gorengan ikan dan sayur serta muntahan korban untuk dibawa ke Laboratorium. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami