Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 8 Mei 2026
85% Karena Kebutuhan, 15% Dipicu Keserakahan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kasus korupsi di Indonesia hingga saat ini masih lumayan parah. Dari total kasus korupsi di Indonesia, sekitar 85% pelakunya dimotivasi faktor kebutuhan (corruption minded), sedangkan 15% karena dilatar belakangi keserakahan.
"Nilai korupsi yang 85% berkisar seratusan ribu sampai satu jutaan rupiah. Sedangkan yang 15% nilainya sampai triliunan. Jadi nilainya hampir setara," ujar Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat Komisi Pembrantasan Korupsi (KPK) pada acara Sosialisasi Kerjasama Dewan Perwakilan Daerah DPD) RI dengan Komisi Pembrantasan Korupsi (KPK) di Denpasar, Selasa (2/12).
Salah satu solusi untuk mengikis korupsi yang dimotivasi kebutuhan, menurut Prakoso adalah dengan meningkatkan kesejahteraan pegawai negeri sipil (PNS).
Prakoso menyebutkan, sejumlah komponen pembentuk korupsi antara lain perijinan usaha, ijin mendirikan membangun (IMB), perpajakan, lelang, proses kepabeanan. Dari kasus korupsi yang terjadi, angka kebocoran dana pembangunan masih mencapai sekitar 20% sampai 25%, sedangkan pungutan liar berkisar 30%.
Dalam kerjasama kedua lembaga ini diharapkan akan mekin mengoptimalkan penanganan kasus korupsi. Salah satu anggota DPD RI, Wayan Sudirta menyatakan siap akan aktif melaporkan informasi dan data tentang adanya dugaan kasus korupsi di daerah kepada KPK.
"DPD siap akan membantu KPK," tandas Sudirta, senator kelahiran Pidpid Karangasem pada acara yang dihadiri para wakil bupati se-Bali termasuk Bupati Klungkung Wayan Candra.
Reporter: bbn/sss
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 758 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 682 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 501 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 480 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik