Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Winasa: Jangan Pilih Caleg Nyambi Jadi "Pedagang"

Senin, 15 Desember 2008, 17:30 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Bupati Jembrana, I Gede Winasa menekankan kepada perbekel/lurah agar memberikan penjelasan kepada seluruh masyarakat untuk tidak memilih calon legislatif (caleg) yang "berdagang" dalam Pemilu Legislatif tahun 2009 mendatang.

"Saya harapkan kepada perbekel/lurah untuk memberikan penjelasan kepada seluruh masyarakat agar hati-hati memilih caleg. Jangan pilih caleg yang ikut 'berdagang' dalam Pemilu mendatang," katanya saat memberikan pengarahan dalam acara penyerahan hadiah lomba gotong royong, di Aula Jimbarwana Kantor Bupati Jembrana, Senin (15/12).

Winasa kemudian menjelaskan istilah 'berdagang' tersebut dengan mengatakan kalau ada caleg yang dalam meniti karirnya hingga menjadi anggota dewan hitung-hitungan uang nantinya saat duduk di kursi parlemen dia akan berupaya mengembalikan semua biaya yang dihabiskannya hingga bisa menjadi anggota dewan. "Kalau ada caleg seperti itu (berdagang, red), biasanya dia akan menuntut pengembalian biaya yang dihabiskannya menuju kursi anggota dewan, Malahan kalau bisa, dia akan berusaha mencari *bati* (laba, red)," terangnya.

Selain itu, Winasa menitipkan pesan kepada para perbekel/lurah untuk disampaikan kepada masyarakat memilih caleg yang betul-betul berniat menjadi anggota dewan bukan yang berniat mencari pekerjaan. "Saya titip pesan melalui perbekel/lurah untuk disampaikan kepada masyarakat agar dalam memilih caleg yang betul-betul berniat menjadi anggota dewan, jangan memilih caleg yang hanya ingin mencari pekerjaan," tandasnya.

Menurut Winasa, hal tersebut harus dicermati oleh seluruh masyarakat agar nantinya roda pemerintahan bisa berjalan dengan baik. "Tolong sampaikan pesan saya tersebut agar roda pemerintahan bisa berjalan dengan baik. Kalau macet, kan yang rugi rakyat juga," punkasnya. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/dey



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami