Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Sopir Protes Timbangan

Selasa, 16 Desember 2008, 19:10 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Sejumlah sopir truk melakukan protes terhadap tidak akuratnya hasil penimbangan yang dilakukan oleh timbangan milik ASDP Gilimanuk, Selasa (16/12) di Pelabuhan Gilimanuk. Pasalnya saat tidak ada beban sedikitpun, timbangan tersebut menunjukkan angka 670 kg.

Akibat tidak akuratnya hasil penimbangan tersebut, sejumlah sopir truk itu terancam tidak bisa menyeberangkan truknya lantaran mulai diberlakukannya kebijakan pembatasan beban kendaraan maksimal 30 ton yang akan menyeberang melalui Pelabuhan Gilimanuk-Ketapang atau sebaliknya. Saat itu tampak sebuah truk dengan berat muatan 19 ton dan berat kendaraan 10 ton sehingga totalnya mencapai 29 ton.

Namun sopir truk tersebut terkejut lantaran saat ditimbang, timbangan menunjukkankan berat 31 ton sehingga oleh petugas tidak diijinkan masuk kapal. Hal yang sama juga terjadi pada truk yang antre tepat di belakangnya. "Total berat beban tidak sampai 31 ton, hanya 29 ton," ujar salah satu sopir.

Kondisi ini membuat 2 sopir truk tersebut turun dan mengecek timbangan tersebut. Saat dicek ternyata timbangan tersebut 'nakal' lantaran saat tidak ada beban sedikitpun timbangan tersebut tidak berada pada titik nol
melainkan pada angka 670 kg.

Kontan hal ini membuat kedua sopir tersebut mencak-mencak. Petugas yang berada di timbangan tersebut tidak banyak berkomentar saat melihat kondisi timbangannya seperti itu. Petugas tersebut hanya mengatakan akan memanggil teknisi untuk memperbaiki mesin ini.

Manajer Operasional ASDP Gilimanuk, Ospar Silaban ketika dihubungi Selasa (16/12) mengakui bila pihaknya mendapat laporan adanya protes terhadap 'nakalnya' timbangan tersebut. Menurut Ospar, seluruh peralatan yang berhubungan dengan timbangan tengah dibawa ke Surabaya untuk diperbaiki. "Hari ini alat tersebut sudah selesai diperbaiki dan akan segera dipasang," ucapnya. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/dey



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami