Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Cuaca Buruk, Selat Bali Diawasi Ketat
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Semua kapal yang berlayar di Selat Bali diawasi ketat oleh pihak syahbandar Gilimanuk. Pasalnya akhir-akhir ini sering terjadi hujan lebat yang disertai petir ditambah kencangnya tiupan angin dan tingginya gelombang laut. Syahbandar selalu menginstruksikan nahkoda kapal agar berhati-hati.
Syahbandar Gilimanuk, Dewa Nyoman Kari, Senin (22/12) mengakui kalau menjelang Natal dan Tahun Baru 2009 (Nataru) di selat Bali memang sering turun hujan lebat disertai petir. "Hujan lebat memang bisa mengurangi jarak pandang nahkoda, namun sementara ini masih belum terlalu menganggu, kapal-kapal masih bisa berlayar normal,"ujarnya.
Namun, pihaknya tetap memantau cuaca dan selalu menghimbau nahkoda kapal untuk berhati-hati dalam menempuh rute pelayaran. "Nahkoda terus kita himbau supaya berhati-hati dan melapor secepatya apabila cuaca di tengah laut tiba-tiba berubah buruk yang menganggu pelayaran,"jelasnya.
Menurut Kari, yang terpenting untuk diwaspadai adalah perubahan kecepatan angin dan ketinggian gelombang yang terkadang berubah dengan cepat. Dari prakiraan yang diterima pihaknya, kecepatan angin di Selat Bali saat ini berkisar 0,5 sampai 15 knot perjam dan ketinggian gelombang antara 0,5 sampai 1,75 meter.
"Perubahan cuaca di selat Bali sulit diprediksi dan terkadang bisa merubah menjadi buruk yang membahayakan pelayaran. Sekarang memang cuaca masih bersahabat," tandasnya. Dengan kondisi cuaca yang sulit diprediksi, pihaknya melakukan pengawasan ketat selama 24 jam terhadap semua kapal yang melayani penyebrangan.
"Jika cuaca berubah buruk dan tidak memungkinkan pelayaran dilanjutkan, nahkoda kita minta agar segera merapat ke pelabuhan terdekat, kita juga minta mereka selalu berkoordinasi sehingga jika ada kapal yang terancam bisa cepat dibantu. Kalau memang cuaca sangat membahayakan maka sistem buka tutup penyeberangan terpaksa kita lakukan,"imbuhnya.
Sementara itu Manajer Operasional ASDP Gilimanuk, Ospar Silaban saat dihubungi Senin (22/12) mengatakan pihaknya tetap mengikuti petunjuk syahbandar jika terjadi perubahan cuaca yang bisa mengganggu penyeberangan. "Kalau syahbandar meminta penyeberangan agar ditunda karena cuaca buruk, ya kita ikuti saja,"pungkasnya.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5900 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4628 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2238 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan