Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Denpasar Masuk Kawasan Bebas Terancam
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kendati belum ditemukan adanya penyebaran penyakit rabies di kota Denpasar, masyarakat kota Denpasar diharapkan tetap waspada. Mengingat kawasan kota Denpasar masuk dalam kawasan bebas terancam.
Kondisi ini diakui Kepala Kantor Peternakan Denpasar Ir. Dewa Made Ngurah ketika ditemui beritabali.com, disela-sela vaksinasi anjing di Panjer (27/12). Menurut Made Ngurah, Denpasar hingga kini masih bebas rabies, tetapi mengingat Denpasar berbatasan langsung dengan Badung menyebabkan Denpasar menjadi daerah yang terancam.
Made Ngurah menegaskan hal yang lebih mengkhawatirkan adalah kasus gigitan anjing pada manusia lebih banyak terjadi. “Ya yang terbanyak kasus yang kita temukan penggigitan saja, jadi ada indikasi timbul kekhawatiran, kalau-kalau timbul rabiesâ€papar Ir. Dewa Made Ngurah
Made Ngurah mengestimasikan jumlah populasi Anjing di Kota Denpasar mencapai 10.000 ekor. Dimana dalam satu keluarga sedikitnya memiliki 2 ekor anjing peliharaan.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3324 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 731 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan