Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Denpasar Masuk Kawasan Bebas Terancam

Sabtu, 27 Desember 2008, 16:57 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Kendati belum ditemukan adanya penyebaran penyakit rabies di kota Denpasar, masyarakat kota Denpasar diharapkan tetap waspada. Mengingat kawasan kota Denpasar masuk dalam kawasan bebas terancam.

Kondisi ini diakui Kepala Kantor Peternakan Denpasar Ir. Dewa Made Ngurah ketika ditemui beritabali.com, disela-sela vaksinasi anjing di Panjer (27/12). Menurut Made Ngurah, Denpasar hingga kini masih bebas rabies, tetapi mengingat Denpasar berbatasan langsung dengan Badung menyebabkan Denpasar menjadi daerah yang terancam.

Made Ngurah menegaskan hal yang lebih mengkhawatirkan adalah kasus gigitan anjing pada manusia lebih banyak terjadi. “Ya yang terbanyak kasus yang kita temukan penggigitan saja, jadi ada indikasi timbul kekhawatiran, kalau-kalau timbul rabies”papar Ir. Dewa Made Ngurah

Made Ngurah mengestimasikan jumlah populasi Anjing di Kota Denpasar mencapai 10.000 ekor. Dimana dalam satu keluarga sedikitnya memiliki 2 ekor anjing peliharaan.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/mul



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami