Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Diduga Melibatkan Oknum Distanak Buleleng
BERITABALI.COM, BULELENG.
Penyimpangan distribusi Pupuk Bersubsidi yang diungkap Jajaran Polsektif Sukasada menguak adanya jaringan penjualan pupuk yang sebagian di biayai Pemerintah tersebut, selain pemilik Kios UD Nila Jaya, penyimpangan juga diduga kuat dilakukan oknum dari Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Buleleng.
Sinyalemen adanya keterlibatan oknum pada Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Buleleng yakni disebut-sebut seorang Petugas Penyuluh Lapangan nampaknya masih didalami polisi, bahkan dari pengakuan pengelola UD Nila Jaya di Dusun Mandul Desa Panji, Dewa Gede Suartika (40), senin (29/12) semakin menguatkan sinyalemen tersebut.
sinyalemen yang berkembang dilapangan termasuk hasil penyelidikan dan penyidikan yang kita lakukan tidak menutup kemungkinan akan menyeret sejumlah tersangka lainnya dalam kasus penyimpangan distribusi pupuk bersubsidi ini,ungkap Kapolsektif Sukasada, AKP. Nyoman Sudirga.
Dalam penangganan kasus temuan penjualan Pupuk Bersubsidi yang dijual bebas tanpa melalui prosedur pada Kios Usaha Dagang di Dusun Mandul, Desa Panji Kecamatan Sukasada belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka, walaupun telah mengamankan pengelola usaha dagang tersebut, kita belum tetapkan sebagai tersangka, hanya pemeriksaan awal, namun tidak menutup kemungkinan menjadi tersangka, tunggu saja hasil pengembangan yang kita lakukan, ujar Sudirga.
Sebelumnya, menyikapi kelangkaan pupuk yang sangat sulit diperoleh petani, Unit Reskrim Polsektif Sukasada yang dikomando langsung Kanit Reskrim, Gede Sumarjaya diam-diam melakukan penyelidikan, hasilnya akhir pekan lalu sebanyak 132 Zak Pupuk Bersubsidi ditemukan terjual bebas tanpa melalui prosedur pada UD Nila Jaya di Dusun Mandul Desa Panji yang dikelola Dewa Gede Suartika.
Selain melanggar Peraturan Menteri Perdagangan RI, pada pasal 4 ayat 2 yang menyebutkan, selain produsen, distributor dan pengecer resmi, dilarang memperjual belikan pupuk bersubsidi dengan maksud dan tujuan apapun, pengelola UD Nila Jaya Dusun Mandul Desa Panji, Dewa Gede Suartika dijerat juga dengan pasal 480 KUHP dengan tuduhan sebagai penadah.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5940 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4654 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2622 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2279 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2221 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan