Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Robek Baliho Caleg, Pemuda ‘Kolok’ Disidang
Singaraja
BERITABALI.COM, BULELENG.
Pengadilan Negeri Singaraja hari ini untuk pertama kalinya menggelar sidang pidana pemilu kasus perobekan Baliho milik Caleg Partai Pelopor di Dusun Pancoran, Desa Panji Anom, Kecamatan Sukasada. Terdakwanya bukan preman politik tapi seorang pemuda kolok atau bisu.
Persidangan kasus pidana pemilu ini diketuai Majelis Hakim Sri Wati, menghadirkan terdakwa Gede Budi Artana alias Tekek, (22), warga Dusun Pancoran, Desa Panji Anom, Kecamatan Sukasada, Buleleng. Sementara korban pengrusakan baliho ini adalah caleg nomor urut 1 dari Partai Pelopor, Dra.Desak Putu Sri Yudani.
Pelaksanaa sidang pidana Pemilu tersebut diawali dengan pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum Edy Bujana, SH. Dalam dakwaan disebutkan, pada tanggal 17 Desember 2008 lalu terdakwa telah merobek atribut berupa baliho caleg nomor urut 1 dari Partai Pelopor dengan ukuran 110 cm kali 170 cm. “Baliho berisikan gambar korban Sri Yudani itu awalnya dilempar dengan batu lalu ditarik oleh terdakwa hingga baliho tersebut roboh,” papar JPU Edy Bujana di hadapan majelis hakim PN Singaraja.
Sidang menjadi menarik karena terdakwa Tekek yang bisu didampingi seorang penterjemah dari PN Singaraja. Sidang kemarin juga tidak terlepas dari pemantauan Panwaslu Kabupaten Buleleng. Salah satu anggota Panwaslu Buleleng Ketut Wiratmaja, SH, dan Panwaslu Kecamatan Sukasada terus mengawasi jalannya persidangan.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5943 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4656 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2631 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2283 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2223 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan