Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Wisatawan Belanda Dirampok dan Dibacok

Sukasada

Rabu, 21 Januari 2009, 19:40 WITA Follow
Beritabali.com

images.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Wisatawan asal Negara Belanda menjadi korban aksi perampokan saat mengunjungi obyek wisata air terjun Campuan di Desa Gitgit Kecamatan Sukasada, Buleleng. Satu orang terluka akibat sabetan belati pelaku.

Aksi perampokan ini menimpa Cornelia Van Rappard De Job, (65) Warga Negara Belanda yang mengunjungi air terjun Campuan Desa Gitgit Kecamatan Sukasada. 


Aksi perampokan berawal saat korban bersama tiga temannya melihat obyek wisata air terjun tersebut. Tidak disangka, pelaku yang berada di lokasi lebih awal dengan menggunakan tutup kepala langsung menodongkan sebilah belati kepada Cornelia Van Rappard De Job dan merampas sebuah tas kulit warna merah.

Aksi perampokan itu mendapatkan perlawanan oleh Piet Van Burk (70). Sayangnya teman korban kalah kuat saat bergulat dengan pelaku. Lengan kirinya tergores belati. Dari aksi perampokan itu langsung disikapi polisi, dan tidak kurang dari dua jam polisi akhirnya berhasil menangkap Kadek Suparta alias Patok, (23) warga Munduk Jaka Wirabuana Desa Gitgit bersama barang bukti hasil rampasan.


“Setelah mendapatkan laporan dari warga dan orang asing tersebut, kita langsung bergerak dan menangkap Suparta alias Patok warga Desa Gitgit yang dicurigai sebagai pelaku,” ungkap Kapolsektif Sukasada, AKP. Nyoman Sudirga, Rabu (21/1) di Mapolsektif Sukasada. Setelah kasus perampokan itu dikembangkan, aksi perampokan terhadap warga Negara Belanda itu tidak saja dilakukan oleh Kadek Suparta alias Patok. Polisi juga menangkap Gede Ariawan (30) warga Dusun Pererenan Bunut, Desa Gitgit yang berperan sebagai penunjuk dan melarikan hasil perampasan tersebut. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/sas



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami